Lifestyle

Waktu Ideal untuk Makan Siang Menurut Ahli Gizi

Waktu makan siang tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan perut, tetapi juga memengaruhi energi dan metabolisme tubuh. Ahli gizi menyarankan waktu terbaik untuk makan siang dan manfaatnya bagi kesehata...

M
Muhammad Rizki Ramadhan
18 August 2026 66 pembaca
Waktu Ideal untuk Makan Siang Menurut Ahli Gizi
Sumber gambar: lifestyle.kompas.com

Waktu untuk makan siang ternyata lebih dari sekadar mengisi perut di tengah kesibukan. Jam makan dapat berhubungan dengan tingkat energi, rasa lapar, kadar gula darah, serta metabolisme tubuh. Trista Chan, seorang ahli gizi, menjelaskan bahwa konsistensi dalam waktu makan adalah hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Lantas, kapan sebenarnya waktu yang paling tepat untuk makan siang dan apa saja manfaatnya bagi tubuh?

Waktu yang Disarankan untuk Makan Siang

Idealnya, waktu makan siang adalah antara pukul 12.00 hingga 14.00. Bagi mereka yang memiliki rutinitas aktivitas normal di siang hari, waktu tersebut dianggap paling tepat. “Waktu tersebut umumnya berjarak empat hingga lima jam setelah sarapan sehingga dapat membantu mempertahankan energi hingga sore,” ungkapnya. Jika seseorang makan terlalu cepat, misalnya sebelum tengah hari, ada kemungkinan mereka akan merasa lapar kembali sebelum waktu makan malam.

Di sisi lain, menunda makan siang hingga pertengahan atau akhir sore dapat menyebabkan tubuh lebih mudah merasa lelah dan mengalami perubahan suasana hati. Namun, tidak ada satu waktu makan siang yang cocok untuk semua orang, karena kondisi tubuh, jadwal aktivitas, waktu sarapan, dan pola tidur dapat memengaruhi kebutuhan makan seseorang.

Pentingnya Konsistensi dalam Waktu Makan

Selain memilih waktu yang tepat, menjaga konsistensi waktu makan setiap hari juga sangat penting. Tubuh manusia memiliki ritme sirkadian, yaitu sistem internal yang mengatur tidur, hormon, dan metabolisme. Pola makan yang berubah-ubah dapat mengganggu ritme ini. Meskipun dampak lebih sering dikaitkan dengan kebiasaan makan yang tidak sesuai dengan jam biologis, seperti makan larut malam, menjaga jadwal makan yang teratur dapat membantu tubuh berfungsi lebih baik.

Lebih lanjut, pola makan harian dengan rentang waktu makan kurang dari 12 jam dan asupan kalori yang lebih banyak di siang hari dibandingkan malam juga dapat mendukung metabolisme tubuh. Makan siang pada waktu yang tepat dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan rasa lapar.

Penelitian menunjukkan bahwa melewatkan makan siang selama dua hari dapat meningkatkan kadar gula darah setelah makan malam dibandingkan saat mereka makan siang. Menunda makan siang hingga sore juga berhubungan dengan lonjakan kadar gula darah yang lebih tinggi serta berkurangnya sensitivitas insulin. Selain waktu makan, komposisi makanan juga sangat penting. Menu makan siang sebaiknya mengandung protein, karbohidrat tinggi serat, dan lemak sehat, karena kombinasi ini dapat memperlambat proses pencernaan sehingga energi dapat bertahan lebih lama.

Dengan rutin makan siang, seseorang dapat lebih baik mengendalikan rasa lapar. Ketika makan siang dilewatkan atau ditunda, rasa lapar di sore hingga malam hari bisa meningkat, yang dapat menyebabkan keinginan untuk mengonsumsi camilan, mengambil porsi makan malam yang lebih besar, atau mengalami makan berlebihan.

Pilihan Menu yang Seimbang untuk Makan Siang

Waktu makan siang akan lebih optimal jika diikuti dengan pilihan makanan yang seimbang. Sumber protein seperti ayam, ikan, telur, tahu, kacang-kacangan, atau yogurt Yunani dapat membantu memenuhi kebutuhan protein sekaligus mendukung pemeliharaan massa otot. Karbohidrat yang kaya serat dapat diperoleh dari biji-bijian utuh, buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan. Sementara itu, lemak sehat dapat ditemukan dalam alpukat, minyak zaitun, kacang, dan biji-bijian. Selain itu, penting untuk mencukupi kebutuhan cairan dengan minum air putih atau minuman tanpa tambahan gula.

Artikel Terkait