Teknologi

Mobil Xiaomi Siap Masuki Pasar Eropa

Xiaomi merencanakan ekspansi ke pasar kendaraan listrik Eropa dengan peluncuran model YU7 GT pada tahun 2024, setelah sukses di pasar domestik.

D
Danendra Surya
04 May 2026 13 pembaca
Mobil Xiaomi Siap Masuki Pasar Eropa
Mobil listrik Xiaomi YU7. Foto: Doc. Xiaomi

Jakarta - Xiaomi menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam industri kendaraan listrik dengan rencana peluncuran model YU7 GT di pasar Eropa pada tahun 2024. Setelah memperkenalkan SU7 dan menerima 200.000 pesanan untuk YU7 dalam waktu singkat, perusahaan kini berfokus pada pengembangan kendaraan yang lebih inovatif.

Model YU7 GT, yang merupakan hasil kolaborasi dengan insinyur Eropa, diharapkan dapat diluncurkan di China pada akhir Mei. Kendaraan ini dirancang untuk menawarkan kombinasi performa tinggi dan kenyamanan. Xiaomi menekankan bahwa performa menjadi elemen penting dalam strategi mereka, dengan SU7 Ultra yang mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu kurang dari dua detik dan mencapai kecepatan maksimum 350 km/jam.

Pabrik kendaraan listrik Xiaomi di Beijing menunjukkan ambisi perusahaan dengan menyelesaikan perakitan satu kendaraan setiap 76 detik. Fasilitas ini mengintegrasikan berbagai aspek manufaktur, penelitian, dan pengalaman pelanggan dalam satu lokasi, dengan lebih dari 700 robot dan tingkat otomatisasi yang tinggi. Sistem inspeksi berbasis AI di pabrik ini dirancang untuk mendeteksi cacat dengan akurasi yang sangat tinggi.

Xiaomi juga menerapkan strategi "Human x Car x Home" yang bertujuan menghubungkan kendaraan dengan perangkat pribadi dan sistem rumah pintar melalui HyperOS. Pendekatan ini mencerminkan tren di kalangan produsen mobil di China yang semakin menggabungkan perangkat keras dengan perangkat lunak dan fitur AI.

Setelah berhasil di pasar domestik, Xiaomi kini mempersiapkan langkah untuk memasuki pasar internasional, dengan Jerman menjadi negara tujuan pertama pada tahun 2027. Perusahaan juga akan membuka Pusat Desain dan R&D EV di Munich pada tahun 2025, yang dipimpin oleh mantan eksekutif BMW, Rudolf Dittrich. Pusat ini akan berfokus pada adaptasi kendaraan Xiaomi agar sesuai dengan standar Eropa.

Dittrich menyatakan bahwa pendekatan Xiaomi dalam ekspansi global sangat metodologis dan berdasarkan data untuk memahami kebutuhan pelanggan. Sinyal awal menunjukkan minat yang positif dari pasar, terutama saat sesi uji coba kendaraan yang menarik perhatian publik di stasiun pengisian daya.

Artikel Terkait