Lifestyle

Ariana Grande Memilih Jeda Usai Tur, Apa Manfaatnya bagi Kesehatan Mental?

Setelah menyelesaikan tur Eternal Sunshine pada September 2026, Ariana Grande memutuskan untuk mengurangi penampilannya di publik. Keputusan ini diambil untuk memberikan waktu bagi dirinya dari sorota...

M
Muhammad Rizki Ramadhan
04 August 2026 59 pembaca
Ariana Grande Memilih Jeda Usai Tur, Apa Manfaatnya bagi Kesehatan Mental?
Sumber gambar: lifestyle.kompas.com

Setelah menyelesaikan tur Eternal Sunshine pada bulan September 2026, penyanyi Ariana Grande dilaporkan akan mengurangi penampilan publiknya untuk sementara waktu. Keputusan ini disampaikan oleh perwakilannya, yang mengungkapkan bahwa Ariana ingin mengambil waktu untuk beristirahat dari perhatian publik yang sering kali disertai dengan pengawasan dan komentar yang terus menerus mengenai tubuh dan kesehatannya. Meskipun keputusan ini berkaitan dengan kehidupan seorang selebritas, langkah Ariana juga menimbulkan pertanyaan yang relevan bagi banyak orang: apa saja manfaat dari mengambil jeda dari perhatian dan ekspektasi orang lain?

Manfaat Jeda untuk Kesehatan Mental

Di era media sosial saat ini, banyak individu merasa harus selalu aktif, produktif, dan hadir di dunia digital. Namun, memberikan diri kesempatan untuk beristirahat dari sorotan dapat membawa banyak keuntungan bagi kesehatan mental. Menurut American Psychological Association, paparan stres yang berkepanjangan dapat membuat tubuh berada dalam kondisi siaga yang berkepanjangan. Jika tidak diimbangi dengan waktu untuk pemulihan, hal ini dapat meningkatkan risiko kelelahan emosional dan burnout.

Mengambil jeda tidak berarti menyerah atau menghindari tanggung jawab. Sebaliknya, waktu istirahat memberikan kesempatan bagi otak dan tubuh untuk kembali ke keadaan yang lebih tenang, sehingga seseorang dapat menghadapi tantangan dengan lebih baik.

Mengurangi Beban dari Penilaian Orang Lain

Terus-menerus memikirkan komentar atau penilaian dari orang lain dapat menguras energi psikologis. Dikutip dari Mayo Clinic, stres yang berkepanjangan dapat berdampak negatif pada suasana hati, kualitas tidur, konsentrasi, dan kesehatan fisik. Oleh karena itu, membatasi paparan terhadap hal-hal yang memicu stres—termasuk komentar negatif atau tekanan sosial—dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga kesejahteraan mental. Menjauh dari perhatian publik sesekali juga membantu seseorang untuk mengalihkan fokus dari validasi eksternal menuju kebutuhan diri sendiri.

Kesibukan dan tuntutan dari lingkungan sering kali membuat seseorang lupa untuk mengevaluasi kondisi dirinya. Dalam panduan mengenai kesehatan mental, World Health Organization menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pekerjaan, waktu istirahat, hubungan sosial, dan aktivitas yang bermakna. Waktu jeda dapat dimanfaatkan untuk mengevaluasi prioritas, memulihkan energi, atau sekadar menikmati aktivitas yang disukai tanpa tekanan untuk tampil sempurna.

Menurunkan Risiko Burnout

Burnout tidak hanya dialami oleh pekerja dengan jam kerja yang panjang, tetapi juga dapat muncul ketika seseorang merasa terus-menerus diawasi, dinilai, atau dituntut untuk memenuhi ekspektasi. Menurut APA, proses pemulihan merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan mental. Istirahat yang cukup, membatasi tuntutan yang tidak perlu, dan memberikan waktu untuk diri sendiri dapat membantu mencegah kelelahan berkepanjangan.

Pengambilan jeda tidak selalu berarti berhenti selamanya. Banyak penelitian menunjukkan bahwa waktu istirahat yang berkualitas dapat membantu meningkatkan fokus, kreativitas, serta kemampuan dalam mengambil keputusan. Setelah mendapatkan waktu pemulihan yang cukup, seseorang cenderung dapat kembali beraktivitas dengan energi dan motivasi yang lebih baik.

Keputusan Ariana Grande untuk mengurangi sorotan publik mungkin berasal dari situasi yang sangat berbeda dibandingkan dengan kehidupan banyak orang. Namun, pesan yang dapat diambil adalah bahwa tidak ada salahnya untuk sesekali mengambil jeda ketika merasa lelah oleh tuntutan, ekspektasi, atau perhatian yang terus-menerus datang dari luar. Istirahat bukanlah tanda kelemahan, melainkan salah satu cara untuk menjaga kesehatan mental agar tetap mampu menjalani aktivitas dengan berkelanjutan.

Artikel Terkait