Kehidupan di era modern sering kali membuat seseorang merasa tertekan. Berbagai faktor seperti kemacetan di pagi hari, tenggat waktu pekerjaan yang menumpuk, dan urusan rumah tangga dapat memicu rasa cemas. Dalam situasi yang penuh tekanan ini, sering kali tidak ada waktu untuk berlibur atau bermeditasi. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui trik psikologis yang dapat segera menenangkan sistem saraf. Berikut adalah tujuh cara yang dirangkum dari Real Simple.
1. Bersenandung
Saat kepanikan melanda, salah satu cara yang disarankan adalah dengan bersenandung lagu kesukaan selama 30 detik. Bersenandung dapat memperpanjang napas secara alami dan menciptakan getaran lembut yang membantu mengaktifkan sistem saraf parasimpatis. Selain itu, aktivitas ini memberikan tugas nyata bagi otak, sehingga dapat mengalihkan perhatian dari kecemasan dan pikiran negatif.
2. Melambat
Memperlambat gerakan dalam aktivitas sehari-hari, seperti saat menyeruput kopi atau menutup ritsleting tas, juga dapat membantu. Dengan melambat, kita mengirimkan sinyal ke pikiran dan tubuh bahwa tidak ada keadaan darurat yang mendesak, yang bisa mencegah kepanikan semakin membesar.
3. Mengubah Skenario Buruk
Ketika menghadapi situasi yang menekan, sering kali kita cenderung berpikir negatif. Untuk mengatasi hal ini, penting untuk berlatih mengamati situasi secara objektif tanpa menghakimi. Dengan cara ini, kita dapat memutus pola pikir yang cenderung mengisi kekosongan dengan skenario terburuk. Mengubah rasa pasti menjadi rasa penasaran tentang masa depan juga dapat membantu mengurangi kecemasan.
4. Fokus pada Pijakan Fisik
Jika merasa lelah secara mental, kembalikan fokus ke dunia nyata dengan menapakkan kaki secara penuh di lantai. Luangkan waktu sejenak untuk merasakan tekanan di bawah kaki, baik itu dari sepatu atau kaus kaki yang dikenakan. Ini dapat membantu mengalihkan perhatian dari pikiran yang mengganggu.
5. Membuat Keputusan Kecil
Ketika dihadapkan pada banyak tugas, cobalah untuk membuat satu keputusan kecil yang selama ini dihindari. Misalnya, mengirim surel atau menjadwalkan pertemuan. Tindakan kecil ini dapat memberikan rasa pencapaian dan membantu otak merasa lebih tenang.
6. Mengalihkan Pandangan
Untuk mengatasi kebuntuan saat panik, beri otak tugas visual yang netral, seperti mencari lima lingkaran di ruangan atau menghitung benda berwarna biru. Aktivitas ini dapat mengaktifkan jaringan perhatian di otak dan membantu mengurangi kecemasan.
7. Melemaskan Wajah
Langkah terakhir adalah dengan melemaskan otot-otot wajah, seperti rahang dan dahi. Mengendurkan otot wajah dapat mengirimkan sinyal kepada tubuh untuk merasa lebih tenang, bahkan sebelum situasi di sekitar berubah. Ini membantu menciptakan ruang mental untuk berpikir lebih jernih dan merespons dengan lebih baik.