Teknologi

Trump Mengkritik Penolakan Warga AS Terhadap Pembangunan Data Center AI

Presiden AS Donald Trump mengkritik masyarakat yang menolak pembangunan data center baru, menyatakan bahwa penolakan tersebut dapat mengakibatkan kemiskinan. Pernyataan ini muncul menjelang pemilihan...

J
Jonathan Michael Saputra
02 September 2026 34 pembaca
Ilustrasi data center. Foto: Facebook
Ilustrasi data center. Foto: Facebook

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan kritik terhadap masyarakat yang menolak pembangunan data center baru. Penolakan ini terjadi di tengah tantangan yang dihadapi Partai Republik menjelang pemilihan paruh waktu yang dijadwalkan pada bulan November. Trump menyatakan, "Satu-satunya alasan mengapa masyarakat di seluruh AS tak menginginkan Data Center adalah jika mereka ingin berakhir terbelakang dan miskin," melalui unggahannya di platform Truth Social.

Lebih lanjut, Trump menekankan pentingnya keberadaan data center dengan mengatakan, "Jika mereka ingin sukses dan kaya, dengan pajak yang jauh lebih rendah dan lapangan kerja di mana-mana, biarkan Data Berjaya." Pernyataan ini mencerminkan pandangannya tentang dampak positif dari pembangunan data center terhadap ekonomi lokal.

Reaksi terhadap Penolakan Data Center

Trump juga menyampaikan bahwa terdapat banyak lokasi lain yang mendukung pembangunan data center tersebut. Ia memperingatkan, "Jika kita membunuh Angsa Bertelur Emas ini, kalian hanya bisa menyalahkan diri sendiri. China sangat gembira dengan gerakan anti Pusat Data ini. Sebenarnya, mereka tidak percaya ini sedang terjadi!" Ucapan ini muncul setelah National Republican Senatorial Committee (NRSC) merilis memo yang memperingatkan bahwa persepsi negatif terhadap data center dapat mempengaruhi hasil pemilihan di Ohio.

Survei yang dilakukan oleh Gallup pada bulan Maret menunjukkan bahwa tujuh dari sepuluh orang Amerika menolak pembangunan data center AI di daerah mereka, dengan hampir setengahnya, yaitu 48%, sangat menentang proyek tersebut. Wolfe Research juga mencatat bahwa penolakan terhadap data center meningkat dengan cepat, mencatat penurunan dukungan bersih hingga 60 poin dalam satu tahun terakhir.

Kekhawatiran Masyarakat dan Implikasinya

Penolakan terhadap pembangunan data center ini sering kali disertai dengan kekhawatiran mengenai biaya listrik, kebutuhan daya yang meningkat, penggunaan air, serta dampak lingkungan lainnya. NRSC menyoroti bahwa isu ini dapat memengaruhi pertarungan kursi Senat di Ohio, di mana Senator Jon Husted dari Partai Republik bersaing ketat dengan penantangnya dari Partai Demokrat, Sherrod Brown, yang menjadikan penolakan terhadap proyek ini sebagai fokus kampanyenya.

NRSC menegaskan bahwa "Data center adalah beban berat yang mengalungi leher Husted. Jika ia kalah dan data center yang disalahkan, politisi di seluruh negeri akan memperhatikannya dan mereka takkan mau mendekati proyek selanjutnya." Dengan latar belakang ini, jelas bahwa isu pembangunan data center AI menjadi salah satu tema penting dalam dinamika politik menjelang pemilihan mendatang.

Artikel Terkait