Jakarta - Telkom Sustainability mendapatkan penghargaan dalam acara Anugerah Ekonomi Hijau yang diselenggarakan oleh detikcom, berkat upayanya dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam transformasi bisnis telekomunikasi. Setelah menerima trofi, Gunawan Wasisto Ciptaning Andri, Wakil Presiden Sustainability Telkom Indonesia, berbincang mengenai apresiasi yang diterima.
Gunawan menyampaikan terima kasih atas penghargaan tersebut dan menjelaskan, "Atinya inisiatif ESG yang kami lakukan, ini sudah diakui dan diapresiasi oleh stakeholder. Kemudian langkah ke depannya, yang jelas kami ingin memperkuat inisiatif ESG Telkom Indonesia dengan inisiatif GoZero% dengan tiga pilar utama, Save Our Planet, Empower Our People, and Elevate Our Business," di Auditorium Menara Bank Mega, Kapten Tendean, Jakarta Selatan, pada Kamis (3/9/2026).
Fokus pada Pengelolaan Limbah
Telkom saat ini berupaya lebih jauh melalui pilar Save Our Planet, dengan fokus pada perubahan ekonomi dan energi serta pengelolaan sumber daya. Dalam proses transformasi bisnis, perusahaan menyadari adanya dampak negatif yang perlu diatasi melalui berbagai inisiatif pengelolaan.
Sebagai perusahaan telekomunikasi, Telkom juga melaksanakan berbagai langkah untuk mengurangi limbah, termasuk limbah fiber optik. Perusahaan mengklaim telah berhasil mengalihkan 73% limbah fiber optik dari tahap pembuangan akhir. "Kemudian, dalam waktu dekat kami juga akan fokus kepada pengelolaan limbah perusahaan. Jadi kalau kita bicara limbah, tentunya jangan sampai kita mengandalkan limbah semuanya ke TPA. Inisiatif kita bahkan arahnya adalah zero waste to landfill," tegas Gunawan.
Strategi Emisi dan Keberlanjutan
Telkom berencana memulai upaya pengurangan limbah di kawasan kantor pusat mereka, TelkomHub. Selain itu, perusahaan juga memiliki inisiatif untuk menekan emisi hingga mencapai angka nol di kawasan tersebut. Dengan langkah ini, emisi yang dihasilkan dapat dikompensasikan dengan emisi nol.
"Tentunya menuju ke sana, kita sudah menetapkan climate strategy," tutup Gunawan.