Lifestyle

Tren TikTok yang Meningkatkan Rasa Percaya Diri Melalui Apresiasi Diri

Sebuah tren di TikTok bernama "My Favorite Person" mengajak orang untuk berbagi video tentang sosok yang mereka cintai, dan dapat diterapkan untuk meningkatkan rasa percaya diri dengan menghargai diri...

M
Mikayla Rahmadani
04 September 2026 37 pembaca
Tren TikTok yang Meningkatkan Rasa Percaya Diri Melalui Apresiasi Diri
Sumber gambar: lifestyle.kompas.com

Kegiatan refleksi diri umumnya dilakukan dengan menulis jurnal, namun kini dapat dilakukan dengan cara yang lebih menarik melalui media sosial. Salah satu tren yang sedang populer di TikTok adalah "My Favorite Person", yang berfokus pada orang-orang terkasih dalam hidup kita. Meskipun tren ini menyoroti orang lain, ia juga dapat digunakan untuk membangun rasa apresiasi dan percaya diri pada diri sendiri.

Mengenal Tren "My Favorite Person"

Tren ini mengajak individu untuk membagikan video tentang orang-orang yang mereka sayangi, seperti anak, pasangan, atau hewan peliharaan. "Tren ini mengundang orang untuk membagikan video tentang sosok yang mereka cintai sambil mengidentifikasi kualitas dan momen sehari-hari yang membuat sosok tersebut begitu istimewa," ungkap seorang psikoterapis. Tren ini menciptakan kesadaran relasional, di mana individu membagikan perasaan yang biasanya tidak diungkapkan dalam interaksi sehari-hari.

Seorang terapis juga menambahkan bahwa tren ini mencerminkan apresiasi yang mendalam dan penuh kelembutan terhadap orang-orang penting dalam hidup kita. "Ini tentang memerhatikan apa yang disukai oleh orang favoritmu, bagaimana mereka berinteraksi dengan orang lain dan dunia di sekitar mereka, serta apa yang membuat mereka menjadi diri mereka sendiri," jelasnya. Praktik rasa syukur ini tidak hanya menguntungkan orang lain tetapi juga dapat memperkuat hubungan emosional karena mereka merasa dihargai.

Manfaat Menerapkan Tren pada Diri Sendiri

Meskipun tren ini biasanya berfokus pada orang lain, menerapkannya pada diri sendiri dapat memberikan banyak manfaat. Menurut seorang terapis, cara ini membantu kita untuk menghargai diri sendiri berdasarkan siapa diri kita, bukan hanya apa yang kita lakukan. Dengan menjadi orang favorit bagi diri sendiri, kita dapat meningkatkan rasa kasih sayang dan mengurangi kritik internal yang sering muncul.

Ketika mengikuti tren ini, otak kita dilatih untuk melihat hal-hal positif. Alih-alih terjebak dalam pikiran negatif, kita mulai mengamati diri dengan cara yang berbeda, yang dapat membantu mengurangi stres dan menciptakan rasa aman dalam tubuh.

Langkah Awal untuk Apresiasi Diri

Bagi sebagian orang, memulai tren ini mungkin terasa menantang, terutama jika terbiasa memusatkan perhatian pada orang lain atau memiliki kritik batin yang kuat. Untuk memulainya, cobalah menjawab beberapa pertanyaan yang bersifat ramah diri. Misalnya, bagaimana cara kamu menunjukkan kepedulian kepada orang lain? Apa yang berjalan baik minggu ini? Apa yang membuatmu tertawa dan merasa terhubung dengan sisi ceria? Pertanyaan-pertanyaan ini dapat membantu membuka jalan untuk menghargai diri sendiri.

Selanjutnya, catatlah berbagai kualitas diri dari sudut pandang rasa penasaran, bukan penghakiman. "Pilih satu hal setiap hari untuk diperhatikan tentang dirimu, bisa berupa sesuatu yang kamu syukuri atau hal yang berjalan dengan baik," saran terapis tersebut. Cobalah untuk lebih spesifik dalam mengidentifikasi momen atau sifat positif. Misalnya, daripada berpikir "Saya adalah orang yang baik", lebih baik katakan "Saya mendengarkan keluh kesah teman dan menanyakan apa yang dia butuhkan".

Apresiasi diri sebaiknya dilakukan saat pikiran sedang tenang, meskipun suara kritik dalam diri mungkin muncul. Hal ini adalah bagian dari proses perubahan pola pikir yang perlu dilatih secara konsisten.

Artikel Terkait