Industri mainan kini tidak lagi terbatas pada anak-anak. Dengan perubahan minat konsumen, sektor ini mulai mengarah pada kelompok usia yang lebih beragam, termasuk remaja dan orang dewasa. Hal ini terlihat dari meningkatnya ketertarikan terhadap mainan yang menggunakan kecerdasan buatan (AI), barang koleksi, produk yang bernuansa nostalgia, serta yang mengandalkan karakter dan kekayaan intelektual.
Pameran Toy & Hobby China 2027
Tren ini menjadi sorotan menjelang pelaksanaan Toy & Hobby China, Baby & Stroller China, dan Licensing China 2027 yang dijadwalkan berlangsung dari 31 Maret hingga 2 April 2027 di Shenzhen World Exhibition & Convention Center, China. Pameran ini akan mempertemukan berbagai pelaku industri mainan, perlengkapan bayi, dan lisensi dari seluruh dunia. Selain berfungsi sebagai ajang pertemuan antara produsen dan pembeli, acara ini juga mencerminkan arah perkembangan industri barang konsumen, termasuk perubahan dalam jenis produk yang semakin diminati.
Konsumen dewasa kini menjadi pasar yang semakin penting dalam industri mainan. Dalam beberapa tahun terakhir, kelompok usia 15 tahun ke atas muncul sebagai salah satu segmen dengan pertumbuhan tercepat. Peningkatan ini didorong oleh minat yang meningkat terhadap produk koleksi dan mainan yang memiliki nilai emosional. Barang-barang bernuansa nostalgia, koleksi, serta aktivitas bermain yang berkaitan dengan hobi terus menarik perhatian, terutama di negara-negara maju. Diperkirakan bahwa pada tahun 2025, penjualan mainan global akan mencapai 123 miliar dolar AS, dengan Asia menggeser Eropa sebagai pasar mainan terbesar kedua di dunia.
Perkembangan Teknologi AI dalam Mainan
Salah satu tren yang diperkirakan akan semakin menonjol adalah penerapan teknologi AI dalam industri mainan. Setelah diperkenalkan pada edisi sebelumnya, zona AI & Intelligent Toys akan kembali hadir di Toy & Hobby China 2027. Zona ini akan menampilkan berbagai inovasi, mulai dari robotika, penceritaan berbasis AI, pembelajaran adaptif, hingga permainan interaktif. Kehadiran AI memungkinkan pengalaman bermain menjadi lebih interaktif dan responsif, memberikan interaksi yang lebih personal kepada pengguna.
Wilmet Shea, General Manager Messe Frankfurt (HK) Ltd., menyatakan bahwa pameran ini adalah kesempatan bagi pelaku industri untuk mengevaluasi perkembangan pasar, termasuk inovasi mainan pintar berbasis AI. Dia menekankan pentingnya bagi pelaku bisnis untuk terus mengikuti perkembangan produk dan kebutuhan konsumen yang semakin dinamis. Selain kategori konvensional, pameran ini juga menjadi wadah untuk produk baru, termasuk mainan berbasis AI, barang koleksi, perlengkapan bayi, serta produk yang mengandalkan kekayaan intelektual.