Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggambarkan dirinya sebagai seorang manajer dalam tim sepak bola ketika menjelaskan keberhasilan Indonesia dalam mencapai swasembada pangan. Ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut bukanlah hasil kerja individu, melainkan merupakan hasil kolaborasi antara petani, nelayan, menteri, dan semua pihak yang terlibat langsung dalam proses tersebut. “Saya bisa dikatakan kalau di sepak bola apa aku ya? Aku ini manajer, ya kan? Aku yang manajer. Aku di luar lapangan,” ujar Prabowo pada acara Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII yang berlangsung di Kabupaten Gorontalo pada Rabu, 24 Juni 2026.
Kerja Sama Tim dalam Mencapai Tujuan
Prabowo menjelaskan bahwa dalam sebuah tim sepak bola terdapat berbagai peran seperti kapten, pelatih, dan pemain yang semuanya berjuang di lapangan. Ia menilai bahwa keberhasilan dalam swasembada pangan adalah hasil kerja kolektif dari semua pihak yang terlibat. “Ada kapten kesebelasan, ada coach, pelatih, iya kan? Ya mereka inilah. Coach, pelatih, ada yang striker. Saya memberi arah. Kalau mereka enggak berjuang, kalau saudara tidak berjuang, kita tidak swasembada pangan. Tapi, ini keberhasilan kita. Ini keberhasilan menteri-menteri ini semua,” tambahnya.
Apresiasi untuk Petani dan Nelayan
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan penghargaan kepada para petani dan nelayan yang dianggapnya sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan nasional. “Saya ucapkan terima kasih bukan hanya kata-kata manis dalam acara ini. Benar-benar saya hormat sama mereka. Merekalah yang membuat Indonesia swasembada pangan,” ungkapnya. Ia juga mengakui bahwa upaya untuk membangun sektor pangan tidak dapat memberikan hasil yang instan.
Prabowo mengibaratkan proses pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat mirip dengan bertani yang memerlukan waktu. “Saya selalu katakan, Presiden Republik Indonesia tidak punya tongkat ajaib. Saya tidak punya tongkat Nabi Musa atau Nabi Sulaiman,” katanya. “Tidak bisa saudara petani, saudara nelayan. Kau tanam tanam beras, tanam padi kan 3 bulan baru ada hasil,” imbuhnya.
Meski begitu, Prabowo percaya bahwa hasil kerja pemerintah mulai menunjukkan tanda-tanda positif. “Upaya kita tidak segera, tapi sekarang sudah mulai kelihatan. Usaha kita yang sudah kelihatan di depan mata, bukan di depan mata. Nyata yaitu swasembada pangan,” tutupnya.