Teknologi

Perubahan Besar di Instagram dan Facebook: Penerapan 'Jam Malam' untuk Remaja

Meta telah memutuskan untuk menerapkan batasan baru dalam penggunaan aplikasi Instagram dan Facebook oleh remaja, yang dapat mengubah pengalaman media sosial mereka di Amerika Serikat. Kebijakan ini j...

M
Mikayla Rahmadani
28 August 2026 47 pembaca
Aplikasi Facebook. Foto: iStock
Aplikasi Facebook. Foto: iStock

Meta telah mengambil langkah signifikan dengan menerapkan batasan baru untuk penggunaan aplikasinya oleh remaja, sebuah keputusan yang berpotensi mengubah cara kaum muda berinteraksi di media sosial di Amerika Serikat. Saat ini belum ada informasi apakah kebijakan ini akan diterapkan secara global.

Perusahaan raksasa media sosial ini berkomitmen untuk menjadikan beberapa pengaturan keamanan sebagai opsi default bagi pengguna muda, sehingga mereka tidak perlu lagi mengaktifkannya sendiri. Langkah ini merupakan bagian dari kesepakatan penyelesaian dalam sebuah persidangan besar yang berlangsung di California, di mana Meta juga diharuskan membayar hingga USD 17 miliar kepada negara-negara bagian yang mengajukan gugatan.

Pembatasan Keamanan yang Diterapkan Secara Default

Perubahan paling signifikan adalah bahwa Meta, sebagai induk dari Instagram dan Facebook, diwajibkan untuk menjadikan banyak pembatasan keamanan sebagai pengaturan bawaan untuk akun yang dibuat oleh remaja. Sebelumnya, pengguna harus mengatur sendiri pengaturan ini. Selain itu, perubahan ini juga menetapkan bahwa pengaturan tersebut tidak dapat diubah tanpa izin dari akun orang tua yang terhubung dengan akun remaja.

Meskipun Meta telah memperkenalkan alat seperti peringatan waktu layar sebagai bukti komitmennya terhadap keamanan, fitur-fitur tersebut sebelumnya tidak dijadikan pengaturan standar. Sebagai contoh, ketika remaja pertama kali mendaftar di Instagram, mereka tidak akan melihat feed yang dipersonalisasi atau jumlah like pada postingan mereka, kecuali jika orang tua mereka mengubah pengaturan tersebut. Para jaksa negara bagian berargumen bahwa opsi keselamatan yang disediakan oleh Meta jarang digunakan karena tidak diaktifkan secara otomatis, sehingga perubahan ini dianggap perlu.

Fitur Pengawasan dan Pembatasan Waktu Penggunaan

Orang dewasa yang ditunjuk sebagai 'pengawas orang tua' akan dapat memantau dan mengubah pengaturan akun remaja, asalkan kedua pengguna menyetujui pengaturan tersebut. Fitur ini mencakup informasi tentang waktu yang dihabiskan di aplikasi, serta nama pengguna dari koneksi sosial mereka dan akun yang mengirimi mereka pesan.

Orang tua juga akan menerima notifikasi harian setiap kali akun remaja mengirim pesan ke akun orang dewasa untuk pertama kalinya, serta tautan menuju akun orang dewasa tersebut. Selain itu, mereka akan diberi tahu setiap kali akun remaja mencari kata kunci yang berkaitan dengan bunuh diri, melukai diri sendiri, atau gangguan makan.

Meta juga akan menerapkan batasan waktu penggunaan aplikasi untuk akun remaja, yang hanya dapat digunakan maksimal dua jam per hari, meskipun orang tua memiliki opsi untuk mengubah pengaturan ini. Kesepakatan ini juga mencakup adanya "mode malam" dan "mode sekolah" yang membatasi penggunaan aplikasi serta notifikasi dari pukul 12 malam hingga 6 pagi, dan dari pukul 8 pagi hingga 3 sore pada hari kerja.

Selain itu, perjanjian ini mengharuskan Meta untuk membatasi fitur 'perbandingan sosial' pada akun remaja, termasuk melarang penampilan jumlah like secara default dan melarang penggunaan filter 'prosedur kosmetik'.

Meta juga diwajibkan untuk menggunakan sistem verifikasi usia, yang mencakup identifikasi melalui kartu pengenal atau pengenalan wajah, untuk memastikan bahwa remaja tidak menggunakan akun Instagram biasa. Proses ini harus diuji oleh pihak ketiga setiap tahunnya.

Dalam surat terbuka, Meta menyerukan agar platform lain seperti TikTok dan YouTube juga menerapkan perubahan serupa terkait pengelolaan akun remaja. Perusahaan menilai bahwa kesepakatan ini hanya akan efektif jika semua platform media sosial mengadopsi kebijakan yang serupa. "Karena remaja berpindah dengan sangat cair di antara puluhan aplikasi, kita memerlukan solusi yang mencakup seluruh industri," ungkap pimpinan bidang hukum Meta.

Artikel Terkait