Teknologi

Perjalanan Inspiratif Buruh Pabrik Menjadi Miliarder di Dunia Teknologi

Wang Laichun, seorang mantan buruh pabrik, kini menjadi salah satu wanita terkaya di China setelah mendirikan Luxshare, pemasok utama untuk Apple. Perjalanan hidupnya dari pekerja perakitan hingga pen...

D
Daniel Kristianto
03 July 2026 82 pembaca
Foto: Firmknow
Foto: Firmknow

Jakarta - Kisah Wang Laichun menggambarkan transformasi luar biasa seorang buruh pabrik menjadi salah satu wanita terkaya di dunia. Dari pekerja di jalur perakitan Foxconn, Wang berhasil mendirikan Luxshare, yang kini menjadi salah satu pemasok terbesar bagi Apple. Saat ini, ia berusia 59 tahun dan lahir di Shantou, Guangdong.

Wang putus sekolah setelah menyelesaikan pendidikan menengah pertama karena keterbatasan finansial keluarganya. Pada tahun 1988, ia memulai kariernya di Foxconn Technology Group, sebuah pabrik kecil yang berlokasi dekat Shenzhen. Ia merupakan salah satu dari 100 karyawan awal yang berasal dari daratan China yang dipekerjakan oleh perusahaan asal Taiwan tersebut. Pada awalnya, Wang bekerja di jalur perakitan dengan jam kerja yang bisa mencapai 15 jam sehari dan berbagi asrama dengan sekitar 100 pekerja lainnya. Meskipun banyak rekan kerjanya yang memilih untuk pergi setelah beberapa bulan, Wang tetap bertahan. Di luar jam kerjanya, ia memanfaatkan waktu untuk mempelajari berbagai teknik manufaktur dan teknologi produksi, serta mengasah keterampilan teknis dan manajerialnya.

Memulai Bisnis Sendiri

Setelah menghabiskan satu dekade di Foxconn, Wang Laichun berhasil naik jabatan dari pekerja perakitan menjadi bagian manajemen. Pada tahun 1999, bersama saudara laki-lakinya, Wang Laisheng, ia memutuskan untuk menggunakan tabungan mereka untuk mengakuisisi sebuah perusahaan manufaktur konektor elektronik asal Hong Kong, yang menjadi cikal bakal Luxshare. Awalnya, Luxshare berfokus pada penyediaan konektor dan komponen elektronik untuk Foxconn. Seiring berjalannya waktu, perusahaan ini melakukan ekspansi melalui akuisisi, termasuk pengambilalihan Kunshan United Tao Electronics pada tahun 2011, yang menandai langkah pertama Luxshare untuk masuk ke dalam rantai pasok Apple dengan memproduksi konektor kabel untuk MacBook dan iPad.

Kesuksesan dan Pertumbuhan

Perusahaan Luxshare terus berkembang dalam ekosistem Apple, berkat akuisisi Meite Technology pada tahun 2017 dan dua pabrik Wistron pada tahun 2020. Kesepakatan-kesepakatan ini memungkinkan Luxshare untuk memproduksi AirPods dan model dasar iPhone, serta meningkatkan perannya dalam jaringan produksi global Apple. Dalam beberapa tahun terakhir, Luxshare berhasil memenangkan kontrak-kontrak besar dari Apple, termasuk memproduksi pengisi daya untuk Apple Watch pada tahun 2014, merakit AirPods pada tahun 2017, dan menjadi produsen terbesar AirPods di dunia. Luxshare juga mulai merakit Apple Watch, iPhone premium, dan headset Vision Pro.

Saat ini, Luxshare menjadi salah satu mitra manufaktur utama Apple dengan nilai pasar sekitar $80 miliar. Pendapatannya diperkirakan mencapai USD 48,82 miliar pada tahun 2025, meningkat 24% dibandingkan tahun sebelumnya. Transformasi Luxshare telah mengubah Wang menjadi salah satu pengusaha terkaya di China, di mana pada tahun 2021 ia dinobatkan sebagai wanita terkaya kedua di negara tersebut. Forbes memperkirakan kekayaannya saat ini sekitar USD 15 miliar (setara Rp 269 triliun), dan ia terus menduduki posisi teratas dalam daftar tahunan 100 pebisnis wanita tersukses di China versi Forbes China sejak tahun 2022.

Wang Laichun juga mendapatkan pengakuan internasional, di mana Fortune menempatkannya di peringkat kedelapan sebagai Wanita Paling Berpengaruh di Dunia Bisnis pada tahun 2026, menjadikannya satu-satunya eksekutif asal China dalam daftar 10 besar. Ia juga dinyatakan sebagai Wanita Paling Berpengaruh di Asia pada tahun 2024 dan peringkat kedua pada tahun 2025.

CEO Apple, Tim Cook, telah memberikan pujian kepada Luxshare beberapa kali. Dalam kunjungan ke pabrik Luxshare pada tahun 2017, Cook mengakui presisi dan kehati-hatian luar biasa yang ditunjukkan oleh perusahaan tersebut. Pada tahun 2023, saat mengumumkan pemilihan Luxshare untuk memproduksi iPhone 15 Pro Max dan Apple Watch, Cook menegaskan semakin pentingnya peran Luxshare dalam rantai pasok Apple, yang semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu dari tiga perakit terbesar Apple, bersanding dengan Foxconn dan Pegatron.

Meskipun perangkat elektronik konsumen masih menyumbang hampir 80% dari total pendapatan Luxshare tahun lalu, Wang semakin aktif mendorong perusahaannya untuk memasuki lini bisnis baru, termasuk teknologi otomotif, pusat data, dan robotika. Dalam wawancara dengan The Paper, Wang yang jarang tampil di publik menyatakan bahwa transformasi Luxshare dari sekadar pemasok menjadi salah satu mitra manufaktur terkemuka Apple adalah hasil dari kerja keras kolektif kedua perusahaan, di mana semua orang berkontribusi dengan sangat baik.

"Saya sangat percaya pada pepatah yang berbunyi burung-burung dengan bulu yang sama akan berkumpul bersama," ujarnya.

Artikel Terkait