Sejumlah ibu-ibu di Ciledug mengikuti pelatihan komunikasi yang diselenggarakan oleh dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat dialog solutif dalam lingkungan keluarga, sekaligus meningkatkan keterampilan komunikasi yang efektif. Pelatihan ini dihadiri oleh sekitar 30 peserta yang antusias untuk belajar cara berkomunikasi yang lebih baik di rumah.
Pelatihan berlangsung pada 15 Oktober 2023, dan dipimpin oleh Dr. Siti Aisyah, seorang ahli komunikasi yang juga merupakan dosen di UBSI. Dalam sambutannya, Dr. Aisyah menyatakan, "Komunikasi yang baik adalah kunci untuk menciptakan hubungan keluarga yang harmonis. Dengan memahami cara berkomunikasi yang efektif, kita dapat menyelesaikan masalah dengan lebih baik." Peserta pelatihan diberikan berbagai teknik dan strategi untuk meningkatkan keterampilan komunikasi, termasuk mendengarkan aktif, menyampaikan pesan dengan jelas, dan memahami perbedaan perspektif.
Selama sesi pelatihan, peserta diajak untuk melakukan simulasi dan diskusi kelompok. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung dalam menghadapi berbagai situasi komunikasi. Salah satu peserta, Ibu Rina, mengungkapkan, "Saya merasa pelatihan ini sangat bermanfaat. Saya belajar banyak tentang cara berkomunikasi dengan suami dan anak-anak saya. Semoga saya bisa menerapkan apa yang telah saya dapatkan di sini." Pernyataan ini mencerminkan harapan para peserta untuk dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari.
Pihak panitia juga mengharapkan bahwa pelatihan ini dapat memberikan dampak positif bagi peserta. "Kami ingin agar para ibu ini bisa menjadi agen perubahan di dalam keluarga mereka. Dengan membangun komunikasi yang baik, kita berharap dapat mengurangi konflik yang sering terjadi dalam rumah tangga," ujar Bapak Andi, salah satu pengurus acara.
Pelatihan ini merupakan bagian dari program sosial UBSI untuk memberdayakan perempuan, khususnya dalam aspek komunikasi dan pendidikan. Keberhasilan kegiatan ini mendapat perhatian positif dari masyarakat setempat, yang berharap akan ada lebih banyak program serupa di masa depan. Dengan demikian, hubungan antaranggota keluarga di Ciledug diharapkan dapat semakin harmonis dan produktif.
Ke depannya, pihak UBSI berencana untuk melakukan evaluasi terhadap pelatihan ini dan mencari umpan balik dari para peserta untuk perbaikan program-program berikutnya. Harapan besar terlontar agar kegiatan ini tidak hanya berhenti di satu sesi, melainkan menjadi agenda rutin yang dapat diakses oleh lebih banyak masyarakat, terutama ibu-ibu di lingkungan sekitar.