Edukasi

Memahami Fase D dalam Rapor Kurikulum Merdeka yang Sering Membingungkan Orang Tua

Fase D dalam Rapor Kurikulum Merdeka menjadi sumber kebingungan bagi banyak orang tua. Artikel ini menjelaskan secara rinci mengenai fase tersebut dan bagaimana seharusnya orang tua memahaminya.

L
Luthfi Zaki Maulana
24 July 2026 61 pembaca
Memahami Fase D dalam Rapor Kurikulum Merdeka yang Sering Membingungkan Orang Tua
Sumber gambar: zcampus.indozone.id

Fase D dalam Rapor Kurikulum Merdeka menjadi topik yang sering menimbulkan kebingungan di kalangan orang tua. Hal ini terjadi karena banyak orang tua yang belum sepenuhnya memahami apa yang dimaksud dengan fase ini dan bagaimana cara menafsirkannya dalam konteks perkembangan pendidikan anak.

Pentingnya Memahami Fase D

Fase D merupakan salah satu komponen penting dalam Kurikulum Merdeka yang dirancang untuk memberikan penilaian yang lebih komprehensif terhadap kemampuan siswa. Dalam fase ini, penilaian tidak hanya berfokus pada hasil akademis, tetapi juga pada aspek keterampilan dan karakter siswa. Oleh karena itu, orang tua perlu memahami bahwa penilaian yang diberikan dalam fase D mencakup berbagai aspek yang lebih luas.

Bagaimana Fase D Diterapkan

Dalam pelaksanaannya, fase D menekankan pada pengembangan kompetensi siswa melalui berbagai kegiatan yang dilakukan di sekolah. Penilaian dalam fase ini bersifat formatif, yang artinya bertujuan untuk memberikan umpan balik kepada siswa dan orang tua mengenai kemajuan belajar anak. Dengan demikian, orang tua diharapkan dapat berperan aktif dalam mendukung proses belajar anak di rumah.

Orang tua sebaiknya tidak hanya fokus pada nilai akhir yang tercantum di rapor, tetapi juga memperhatikan proses belajar yang dilalui anak. Dengan memahami fase D, orang tua dapat lebih mudah berkomunikasi dengan guru dan mendiskusikan perkembangan anak secara lebih mendalam.

Kesadaran akan pentingnya fase D dalam Kurikulum Merdeka diharapkan dapat membantu orang tua untuk lebih proaktif dalam mendukung pendidikan anak, serta mengurangi kebingungan yang sering muncul terkait dengan penilaian di sekolah.

Artikel Terkait