OpenAI telah mengambil langkah signifikan untuk mengurangi ketergantungan pada unit pemrosesan grafis (GPU) dari Nvidia dengan meluncurkan chip prosesor AI baru bernama Jalapeno. Pengumuman ini disampaikan pada hari Rabu, menandai kemajuan ambisi OpenAI dalam menciptakan solusi teknologi sendiri.
Jalapeno merupakan hasil kolaborasi dengan Broadcom dan dirancang khusus untuk mengoptimalkan performa Large Language Models (LLM) baik di masa kini maupun masa depan yang beroperasi di server AI. Chip ini termasuk dalam kategori ASIC (Application-Specific Integrated Circuit), yang berarti ia dibuat untuk tujuan tertentu, yaitu AI Inference (Inferensi AI).
Proses AI yang Didukung Jalapeno
Dalam dunia AI, terdapat dua proses komputasi utama yang penting untuk dipahami. Pertama adalah AI Training (Pelatihan), di mana model AI mempelajari data dalam jumlah besar untuk meningkatkan kemampuannya. Kedua adalah AI Inference (Inferensi), yang merupakan saat model AI memberikan respons terhadap perintah atau pertanyaan dari pengguna. Jalapeno dirancang untuk mempercepat proses inferensi ini, sehingga meningkatkan efisiensi respons dari sistem AI.
Peluncuran Jalapeno terjadi hanya sembilan bulan setelah OpenAI mengumumkan kerja sama dengan Broadcom. Ini merupakan langkah penting bagi OpenAI, terutama mengingat pasokan GPU Nvidia yang terbatas di pasar global akibat tingginya permintaan dari berbagai perusahaan teknologi.
Kinerja dan Target Penggunaan Jalapeno
Kinerja chip Jalapeno diharapkan tidak kalah dengan chip generasi terbaru dari Nvidia, Blackwell, serta Tensor Processing Units (TPU) yang diproduksi oleh Google. CEO Broadcom, Hock Tan, menyatakan keyakinannya bahwa performa Jalapeno dapat bersaing dengan chip-chip tersebut.
OpenAI juga menegaskan bahwa Jalapeno adalah bagian dari platform komputasi multi-generasi mereka. Meskipun pengukuran kinerja final masih dalam proses, hasil awal menunjukkan bahwa Jalapeno menawarkan rasio kinerja per watt yang lebih baik dibandingkan dengan pesaing terdekat di pasar saat ini. Chip ini direncanakan akan mulai digunakan di server operasional OpenAI pada akhir tahun 2026.