Kolagen adalah salah satu protein yang sangat penting untuk menjaga struktur dan elastisitas kulit. Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen alami dalam tubuh akan berkurang secara bertahap, yang dapat terlihat dari perubahan tekstur kulit dan munculnya garis-garis halus. Namun, penuaan kulit tidak hanya dipengaruhi oleh usia, melainkan juga oleh faktor eksternal seperti paparan sinar ultraviolet (UV), polusi, stres, dan gaya hidup. Oleh karena itu, menjaga kesehatan kulit memerlukan pendekatan yang lebih komprehensif, bukan hanya fokus pada kerutan yang muncul.
Pentingnya Perawatan Kulit yang Konsisten
Dokter Johan, Kepala Klinik Medical Doctor House of ULTIMA II, menyatakan bahwa kolagen memiliki peran krusial dalam mempertahankan struktur kulit. Dalam proses penuaan, perubahan pada kolagen dapat menyebabkan penurunan elastisitas dan kekencangan kulit. “Dengan perawatan kulit yang dilakukan secara konsisten, bisa membantu menjaga kulit tetap terawat seiring bertambahnya usia,” ungkapnya dalam acara peluncuran kembali ULTIMA II Skincare Series di Jakarta baru-baru ini.
Lebih lanjut, dr. Johan menekankan bahwa konsep penuaan yang sehat seharusnya tidak hanya fokus pada penghilangan tanda-tanda penuaan, tetapi juga memperhatikan kondisi kulit secara keseluruhan. Ini termasuk menjaga hidrasi dan skin barrier agar tetap optimal. Dengan cara ini, munculnya garis halus atau perubahan kekencangan kulit tidak selalu harus dianggap sebagai masalah yang harus segera diatasi, melainkan sebagai bagian dari proses biologis yang alami. Yang perlu dilakukan adalah menjaga kondisi kulit agar tetap sehat dan terawat selama proses tersebut.
Perlunya Perlindungan dari Paparan UV
Salah satu faktor yang sangat penting untuk diperhatikan adalah paparan sinar UV. Paparan berulang tanpa perlindungan dapat menyebabkan kerusakan kulit dan mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan. Dr. Johan menekankan pentingnya penggunaan sunscreen atau tabir surya secara konsisten sebagai bagian dari rutinitas perawatan kulit jangka panjang. Selain melindungi dari sinar UV, menjaga kelembapan kulit juga sangat penting. Kulit yang terhidrasi dengan baik dapat mempertahankan fungsi skin barrier dan membuat kulit tampak lebih kenyal serta sehat.
Dalam memilih produk perawatan kulit, sebaiknya memperhatikan kondisi kulit masing-masing, bukan hanya mengikuti tren bahan aktif tertentu, imbaunya.
Inovasi dalam Perawatan Kulit Berbasis Kolagen
Peran kolagen yang signifikan dalam menjaga kesehatan kulit telah mendorong pengembangan berbagai produk perawatan yang berbasis kolagen. Salah satu contohnya adalah ULTIMA II, yang telah mengembangkan lini produk perawatan kulit berbasis kolagen selama lebih dari 60 tahun dan kini memperkenalkan CollaSence™-Infused Skin Derma Solutions. Nitto Suwardi, Direktur Komersial Licensed Cosmetics Tempo Scan Group, menjelaskan bahwa pengalaman panjang ULTIMA II dalam skincare berbasis kolagen menjadi dasar bagi pengembangan pendekatan perawatan kulit yang terus disesuaikan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan kebutuhan konsumen.
Nitto menambahkan, “Hampir 67 tahun ULTIMA II telah membangun expertise yang kuat dalam kolagen dan skincare, sekaligus mendapatkan kepercayaan dari konsumen dari generasi ke generasi.” Ia juga menjelaskan bahwa pengalaman tersebut tidak hanya dipertahankan sebagai bagian dari warisan, tetapi juga terus dikembangkan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan konsumen.
CollaSence™ menggabungkan pendekatan berbasis kolagen dengan bahan aktif dan formulasi yang dikembangkan berdasarkan bukti ilmiah. Teknologi ini diterapkan dalam berbagai rangkaian skincare dengan fokus yang berbeda, mulai dari hidrasi dan elastisitas hingga perawatan tanda-tanda awal penuaan serta penguatan skin barrier. Namun, keberadaan bahan aktif atau teknologi tertentu dalam produk skincare bukanlah satu-satunya faktor yang menentukan kondisi kulit, karena kebutuhan kulit setiap orang berbeda-beda.