Kesehatan

Mengatasi Masalah Rambut Tipis yang Sering Lepek

Rambut tipis cenderung tampak lepek meskipun telah ditata, sehingga pemiliknya perlu mengetahui cara agar rambut terlihat lebih bervolume. Beberapa faktor dan teknik penataan dapat membantu mengatasi...

M
Muhammad Rizki Ramadhan
13 September 2026 4 pembaca
Mengatasi Masalah Rambut Tipis yang Sering Lepek
Sumber gambar: lifestyle.kompas.com

Rambut tipis sering kali terlihat lepek meskipun baru saja ditata. Helaian rambut yang lebih ringan ini cenderung kehilangan volume, terutama di bagian akar. Hal ini mendorong banyak orang dengan rambut tipis untuk mencari berbagai cara agar rambut mereka tampak lebih penuh. Namun, penggunaan produk yang berlebihan justru dapat membuat rambut terasa lebih berat dan kehilangan bentuknya. Selain itu, pemilihan potongan rambut dan teknik pengeringan juga berpengaruh pada hasil akhir penataan.

Penyebab Rambut Tipis Mudah Lepek

Rambut tipis dapat terlihat lepek karena beberapa faktor. Menurut stylist selebriti Yusef Williams, beberapa penyebabnya meliputi panjang rambut, penumpukan produk, kelebihan minyak di kulit kepala, kelembapan, penggunaan kondisioner yang berlebihan, serta kerusakan akibat panas atau bahan kimia. Selain itu, potongan rambut yang tidak tepat dan teknik pengeringan yang kurang sesuai juga dapat berkontribusi terhadap masalah ini.

Stylist selebriti Barb Thompson menekankan pentingnya mempersiapkan rambut sejak keramas. Ia merekomendasikan penggunaan sampo dan kondisioner dengan formula ringan, serta mengaplikasikan kondisioner lebih banyak pada ujung rambut agar akar tidak terbebani. “Saya selalu mengatakan bahwa volume dimulai dari akar,” ungkap Thompson. Formula ringan juga dapat mengandung protein terhidrolisis dan polimer penambah volume yang membantu memberikan struktur tanpa menambah beban pada rambut.

Teknik Penataan untuk Meningkatkan Volume

Sementara itu, stylist selebriti Clayton Hawkins menyarankan untuk menggunakan teknik sasak sedikit pada akar rambut guna memberikan volume. “Jangan takut sedikit menyasak,” ujar Hawkins. Ia juga menjelaskan bahwa produk berbentuk bubuk dapat memberikan tekstur sekaligus mengangkat akar tanpa menambah berat rambut. “Ini memberikan volume dan tekstur secara instan tanpa membuat rambut terasa berat,” tuturnya. Produk seperti mousse dan semprotan penebal juga dapat membantu rambut terlihat lebih penuh, dengan mousse yang khususnya dapat mempertegas pola ikal pada rambut keriting.

Adir Abergel, stylist selebriti dan direktur kreatif di Virtue Labs, menambahkan bahwa mousse dapat memberikan definisi, daya tahan, dan kelembapan pada rambut. “Mousse penata rambut adalah salah satu produk yang dapat memperkuat bentuk ikal dan rutinitas rambut apa pun,” jelas Abergel. “Produk ini memberikan definisi, daya tahan, dan kelembapan secara instan,” imbuhnya.

Williams juga mengingatkan pentingnya memperhatikan jumlah produk yang digunakan saat menata rambut. “Kuncinya adalah menggunakan jumlah produk yang tepat; Anda menginginkan volume yang terasa ringan dan alami, bukan terbebani,” paparnya.

Untuk mengeringkan rambut, Williams menyarankan agar akar rambut dikeringkan berlawanan dengan arah pertumbuhannya untuk memberikan volume. Rambut juga dapat ditata dengan sedikit gelombang atau tekstur agar terlihat lebih bervolume. Williams menggunakan sedikit gel pada akar yang masih lembap, kemudian mengeringkannya ke arah atas dan menjauh dari kulit kepala. Ia menekankan penggunaan gel dengan tangan yang ringan agar rambut tetap memiliki volume tanpa terasa berat. “Kuncinya adalah menggunakan tangan yang ringan,” ujar Williams.

Potongan rambut berlapis juga dapat memberikan gerakan pada rambut tipis. Dengan kombinasi potongan yang tepat, formula ringan, jumlah produk yang terukur, dan teknik pengeringan yang baik, rambut dapat terlihat lebih penuh tanpa terasa terbebani.

Artikel Terkait