Kesehatan

Menemukan Kejelasan Diri Melalui Sesi Refleksi Good Duck

Good Duck menyediakan ruang refleksi yang unik, memungkinkan individu untuk berhenti sejenak dan memahami diri mereka lebih baik melalui pertanyaan mendalam dan metode interaktif.

L
Luthfi Zaki Maulana
19 June 2026 1 pembaca
Menemukan Kejelasan Diri Melalui Sesi Refleksi Good Duck
Sumber gambar: lifestyle.kompas.com

JAKARTA - Dalam kesibukan sehari-hari, sering kali sulit untuk meluangkan waktu sejenak dan mendengarkan suara hati sendiri. Padahal, melakukan refleksi diri sangat penting untuk memahami kebutuhan dan keinginan, serta menentukan arah hidup yang diinginkan. Menjawab kebutuhan ini, Good Duck hadir sebagai platform refleksi yang menawarkan pengalaman yang berbeda.

Good Duck tidak memberikan nasihat atau solusi instan, melainkan mengajak peserta untuk menemukan jawaban mereka sendiri melalui serangkaian pertanyaan yang mendorong pemikiran mendalam. Setiap sesi dirancang dalam suasana yang ringan, menyenangkan, dan interaktif.

Refleksi Diri yang Bermakna

Dyah Oetari, pendiri Good Duck, menjelaskan bahwa ide untuk mendirikan platform ini muncul dari keyakinan bahwa setiap orang memiliki cara berpikir yang unik. Namun, banyaknya informasi dan ekspektasi dari lingkungan dapat membuat seseorang kehilangan kesempatan untuk memahami dirinya dengan baik. “Kami ingin menjadikan Good Duck sebagai tempat bagi setiap individu untuk berhenti sejenak dan berpikir tentang diri mereka sendiri, dengan cara yang playful,” ungkap Dyah dalam acara Ducks After Dark.

Good Duck bukanlah kelas pengembangan diri yang menyajikan materi satu arah atau pelatihan dengan jawaban pasti. Sebaliknya, peserta diajak untuk terlibat dalam proses yang memungkinkan mereka menemukan pemahaman baru tentang diri mereka. “Good Duck bukan workshop. Tidak ada kesimpulan yang disiapkan, ataupun jawaban yang sudah ditentukan sebelumnya,” jelas Dyah. Melalui sesi refleksi, peserta didampingi untuk menemukan jawaban mereka sendiri, yang diwujudkan dalam bentuk yang konkret dan dapat dilihat secara fisik. "Yakni, berpikir dengan tangan dan menggunakan bricks sebagai mediumnya,” tambahnya.

Format Sesi yang Beragam

Good Duck menawarkan dua format sesi yang dapat dipilih oleh peserta. Pertama adalah Ducks After Dark, sesi tatap muka yang diadakan setiap bulan dengan jumlah peserta terbatas. Dalam sesi ini, peserta duduk bersama di satu meja, menjawab pertanyaan reflektif yang sama sambil menikmati alunan musik, dan diakhiri dengan makan malam bersama. Tidak ada presentasi atau pengajaran formal, melainkan ruang yang setara untuk berpikir, berbagi pandangan, dan saling mendengarkan. Biaya untuk mengikuti sesi ini sekitar Rp980.000 per orang.

Format kedua adalah The Afternoon Room, sesi refleksi daring yang diadakan setiap Sabtu melalui Google Meet. Dengan biaya sekitar Rp680.000 per orang, peserta tetap menjalani proses refleksi yang sama dalam suasana hangat dan interaktif meskipun secara virtual.

Good Duck menggunakan metode LEGO® SERIOUS PLAY®, yang dikembangkan oleh IMD Business School di Swiss dan The LEGO Group, untuk membantu proses berpikir dan pengambilan keputusan. Meskipun metode ini umumnya digunakan di lingkungan korporasi, Good Duck mengadaptasinya dalam konteks yang lebih personal. Para fasilitator Good Duck telah menjalani sertifikasi resmi dari The Association of Master Trainers in LEGO® SERIOUS PLAY® Method yang berbasis di Billund, Denmark.

Dyah menjelaskan bahwa penggunaan LEGO bukan sekadar aktivitas bermain. Setiap peserta diberikan pertanyaan reflektif dan diminta untuk membangun model menggunakan bricks sebagai media untuk mengekspresikan pemikirannya. Model yang terbentuk menjadi pintu masuk untuk menggali makna yang mungkin sulit diungkapkan dengan kata-kata. Dalam proses ini, fasilitator tidak memberikan arahan atau penilaian terhadap jawaban peserta, melainkan membantu mereka menggali cerita dan makna dari model yang telah dibuat. Sebelum sesi dimulai, peserta akan menerima paket berisi brick kit dan kartu refleksi yang dikirim ke rumah mereka.

Dari Kebingungan Menuju Kejelasan

Selama lebih dari lima tahun memfasilitasi berbagai kelompok peserta, Dyah mengamati pola yang menarik. Banyak orang datang dengan pertanyaan, kebingungan, atau rasa penasaran mengenai hidup mereka. Pengalaman refleksi sering kali menghasilkan pemahaman yang berbeda bagi setiap individu. “Ada yang pulang dengan gambaran yang lebih jelas tentang langkah-langkah selanjutnya. Ada yang menyadari bahwa pemikirannya selama ini ternyata belum sepenuhnya tepat,” tuturnya. “Ada juga yang datang dengan rasa penasaran, dan pulang dengan sesuatu yang tidak mereka duga sebelumnya,” lanjut Dyah.

Ke depan, Good Duck tidak hanya akan mengandalkan LEGO sebagai media refleksi. Dyah menyatakan bahwa mereka sedang mengembangkan berbagai metode lain yang dapat membantu peserta mengenali diri, memahami pilihan hidup, dan menemukan kejelasan berpikir dengan cara yang tetap menyenangkan. “Setelah mengikuti sesi ini, saya berharap peserta tahu apa yang mereka mau lakukan, karena persimpangan pilihan dan keputusan akan selalu muncul dalam setiap fase hidup kita,” tutup Dyah.

Artikel Terkait