Lifestyle

Memahami Sunset Anxiety: Kecemasan Saat Jam Kerja Berakhir

Sunset anxiety adalah kondisi yang muncul saat jam kerja selesai, di mana seseorang merasa cemas mengenai pencapaian hari itu atau tugas yang menanti esok. Meskipun bukan diagnosis medis, perasaan ini...

J
Jonathan Michael Saputra
13 June 2026 3 pembaca
Memahami Sunset Anxiety: Kecemasan Saat Jam Kerja Berakhir
Sumber gambar: lifestyle.kompas.com

Matahari mungkin terbenam lebih lambat, namun bukan berarti kamu siap untuk menikmati malam. Ketika jam kerja mulai berakhir, banyak orang merasakan ketidakpuasan terhadap pencapaian hari itu atau justru merasa cemas memikirkan daftar pekerjaan yang harus diselesaikan keesokan harinya. Perasaan gelisah yang muncul di penghujung hari ini dikenal dengan istilah sunset anxiety. Meskipun bukan merupakan diagnosis medis resmi, kecemasan ini dapat merusak suasana malam dan membuat pikiran terasa berat.

Penyebab Munculnya Sunset Anxiety

Ada beberapa alasan mengapa sunset anxiety dapat muncul. Bagi sebagian orang, akhir hari kerja bisa menjadi momen yang menyenangkan. Namun, bagi yang lain, waktu ini justru memicu rasa cemas. "Sepanjang hari kamu sibuk dengan rapat, tugas, dan gangguan lain yang membuat pikiranmu sibuk," jelas Sanam Hafeez, PsyD, seorang neuropsikolog dan pendiri Comprehend the Mind. "Namun saat semuanya melambat, otakmu punya waktu untuk memproses semua hal yang sebelumnya dikesampingkan," lanjutnya. Pikiran tentang draf email yang belum dikirim atau laporan yang belum ditangani bisa muncul tiba-tiba.

Faktor biologis juga berperan dalam memicu sunset anxiety. "Saat sinar matahari memudar, kadar kortisolmu berubah, dan tubuh mulai rileks, tetapi pikiranmu belum menyadarinya. Ketidaksesuaian ini menciptakan perasaan gelisah dan tidak nyaman yang sulit dijelaskan," tambah Hafeez. Selain itu, hilangnya ritme dan struktur pada sore hari dapat menambah kepanikan. Sepanjang hari, selalu ada tujuan yang jelas seperti rapat atau menyelesaikan dokumen. "Sekarang semuanya sudah berakhir, dan malam yang terbuka serta tanpa jadwal itu bisa terasa lebih menegangkan daripada hari kerja itu sendiri," ungkapnya.

Strategi Mengatasi Sunset Anxiety

Untuk mengatasi sunset anxiety, ada beberapa langkah yang dapat diambil. Pertama, cobalah untuk menulis daftar tugas yang belum selesai. Terkadang, sulit untuk berhenti memikirkan pekerjaan yang harus diselesaikan esok hari. Dengan mencatat pikiran yang mengganggu, kamu dapat memberikan "ruang" di kepalamu. "Otakmu menahan hal-hal yang belum selesai. Pada dasarnya, otak berusaha memastikan kamu tidak melupakannya, dan tidak akan melepaskannya sampai ia tahu hal itu sudah dicatat di suatu tempat," ucap Hafeez.

Kedua, ciptakan rutinitas penghujung hari yang dapat membantu meredakan ketegangan. Menandai akhir harimu dengan ritual tertentu dapat membantu memisahkan waktu kerja dari waktu istirahat. Ritual ini tidak perlu rumit; cukup lakukan aktivitas yang memberi sinyal bahwa jam kerja telah berakhir, seperti menutup laptop atau mengganti pakaian kerja dengan yang lebih nyaman.

Selanjutnya, menghirup udara segar di sore hari juga sangat bermanfaat. Sebelum terjebak dalam urusan rumah tangga, luangkan waktu sejenak untuk keluar rumah. "Udara segar dan cahaya alami di sore hari memberikan lebih banyak manfaat untuk suasana hatimu daripada yang disadari kebanyakan orang," kata Hafeez. Bahkan berjalan kaki selama 10 menit di sekitar lingkungan dapat memberikan perubahan yang signifikan.

Terakhir, rencanakan aktivitas menyenangkan di luar urusan pekerjaan. Memiliki sesuatu yang dinanti-nanti dapat meningkatkan suasana hati dengan cepat, seperti menonton serial televisi favorit atau menghubungi teman untuk berbincang.

Ketika Sunset Anxiety Terus Mengganggu

Jika sunset anxiety terus mengganggu, hal ini dapat berdampak negatif pada kualitas tidur dan energi. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengalami kecemasan lebih rentan terhadap gejala panik saat malam tiba. Jika kondisi ini sudah menjadi rutinitas yang menyiksa, penting untuk mempertimbangkan untuk berbicara dengan terapis profesional.

Artikel Terkait