Lifestyle

Memahami Sinbiotik: Nutrisi Penting untuk Kesehatan Usus Anak

Sinbiotik, meski kurang dikenal dibandingkan probiotik, kini menjadi fokus penelitian dalam mendukung kesehatan saluran cerna anak, terutama di awal kehidupannya.

L
Luthfi Zaki Maulana
12 August 2026 41 pembaca
Memahami Sinbiotik: Nutrisi Penting untuk Kesehatan Usus Anak
Sumber gambar: lifestyle.kompas.com

Istilah sinbiotik mungkin belum sepopuler probiotik, tetapi penting untuk diketahui bahwa sinbiotik menjadi salah satu pendekatan nutrisi yang banyak diteliti untuk mendukung kesehatan saluran cerna anak, terutama sejak mereka lahir. Kesehatan saluran cerna memiliki peranan yang sangat penting bagi anak, seperti yang diungkapkan oleh Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK., Direktur Medical & Scientific Affairs Danone Indonesia. Ia menjelaskan bahwa saluran cerna adalah fondasi penting untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan. "Semua kembali ke sistem pencernaan. Sistem pencernaan itu fundamental untuk semua kesehatan," ujarnya dalam sebuah diskusi media bertajuk "Global Advances and Insight on Biotics for Child Health" yang diadakan oleh Danone Indonesia di Jakarta pada Kamis (6/8/2026).

Pentingnya Kesehatan Saluran Cerna

Saluran cerna tidak hanya berfungsi untuk mencerna makanan, tetapi juga merupakan tempat banyak sel daya tahan tubuh dan mikrobiota yang berperan dalam berbagai fungsi tubuh. Lebih dari 80% mikrobiota tubuh berada di sistem pencernaan, yang terdiri dari sekitar 100 triliun mikrobiota yang memengaruhi fungsi pencernaan, daya tahan tubuh, dan banyak fungsi penting lainnya. Oleh karena itu, kondisi mikrobiota sejak awal kehidupan perlu diperhatikan. Prof. Yvan Vandenplas, MD, Ph.D., seorang pakar gastroenterologi dan nutrisi anak dari University Hospital Brussels (UZ Brussel), Belgia, menyatakan bahwa periode awal kehidupan adalah masa yang krusial karena mikrobiota usus sedang terbentuk dan berkembang seiring pertumbuhan anak. "Awal kehidupan merupakan periode penting dalam pembentukan mikrobiota usus. Sejumlah studi menunjukkan bahwa biotik seperti prebiotik, probiotik, dan sinbiotik dapat mendukung pertumbuhan bakteri baik di saluran cerna, yang merupakan bagian dari ekosistem alami tubuh," jelasnya.

Definisi dan Manfaat Sinbiotik

Untuk memahami sinbiotik, orangtua perlu mengenal dua istilah yang membentuknya, yaitu probiotik dan prebiotik. Probiotik adalah mikroorganisme hidup, sementara prebiotik adalah makanan bagi mikroorganisme tersebut. Prebiotik dapat ditemukan dalam makanan berserat seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan umbi-umbian. Selain itu, prebiotik juga bisa diperoleh dari nutrisi lain, termasuk susu formula atau susu pertumbuhan yang diperkaya dengan rasio prebiotik tertentu. Sinbiotik sendiri merupakan kombinasi dari probiotik dan prebiotik, yang berarti pendekatan ini menyediakan bakteri baik sekaligus sumber makanan yang mendukung keberadaan bakteri tersebut di dalam saluran cerna.

Yvan menjelaskan bahwa penelitian telah dilakukan pada bayi yang menerima ASI, susu formula standar, dan susu formula yang diperkaya biotik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bayi yang mendapatkan susu formula dengan biotik memiliki kondisi kesehatan yang lebih baik dibandingkan dengan bayi yang menerima susu formula tanpa suplementasi. Penambahan biotik juga dapat membantu perkembangan mikrobiota dan gejala gastrointestinal pada bayi agar lebih mendekati kondisi bayi yang mendapatkan ASI.

Manfaat sinbiotik bagi kesehatan anak sangat penting, terutama dalam pembentukan mikrobiota pada periode awal kehidupan. Yvan menyebutkan bahwa beberapa penelitian menunjukkan bahwa biotik dapat mendukung perkembangan mikrobiota dan sistem kekebalan tubuh anak. Sinbiotik juga telah terbukti memiliki manfaat tertentu terhadap dermatitis atopik atau eksim. "Yang telah ditunjukkan adalah bahwa pemberian sinbiotik dapat menurunkan kejadian dermatitis atopik, atau eksim," tuturnya. Keseimbangan mikrobiota yang baik juga dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan dan mendukung perkembangan sistem imun, terutama pada kelompok anak yang berisiko mengalami ketidakseimbangan mikrobiota atau disbiosis.

Perhatian Khusus untuk Bayi Lahir Caesar

Salah satu kelompok yang banyak dibahas dalam penelitian mengenai sinbiotik adalah bayi yang lahir melalui operasi caesar. Yvan menjelaskan bahwa proses kelahiran memengaruhi mikrobiota pertama yang bersentuhan dengan bayi. Pada persalinan normal, kolonisasi awal banyak berasal dari mikrobiota perianal atau vagina ibu, sedangkan bayi yang lahir melalui operasi caesar lebih banyak terpapar mikrobiota kulit. Perbedaan ini membuat bayi yang lahir melalui operasi caesar berisiko mengalami keterlambatan kolonisasi Bifidobacterium, yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan pencernaan dan perkembangan sistem imun. "Sinbiotik dapat mencegah keterlambatan kolonisasi Bifidobacterium pada bayi yang lahir melalui operasi caesar," tambahnya.

Dr. Ray menekankan bahwa kebutuhan nutrisi setiap anak berbeda-beda, dan pemenuhan nutrisi sebaiknya disesuaikan dengan kondisi, usia, serta kebutuhan masing-masing anak. Yang menjadi perhatian para ahli adalah bagaimana menjaga keseimbangan mikrobiota sejak awal kehidupan. Oleh karena itu, pola makan yang mengandung sumber serat dan prebiotik serta asupan nutrisi yang tepat dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan saluran cerna anak.

Danone Indonesia terus berinovasi dalam bidang nutrisi melalui Nutricia Research. Dr. Ray menyatakan bahwa salah satu inovasi adalah FOS dengan rasio 1:9 yang telah melalui lebih dari 40 studi ilmiah dan menghasilkan 90 publikasi internasional di lebih dari 10 negara. "Danone juga mengembangkan sinbiotik kombinasi FOS 1:9 dengan Bifidobacterium breve M16-V (B. breve M16-V) yang telah teruji secara klinis dan membantu memulihkan bakteri baik 27 kali lebih cepat pada anak yang lahir secara caesar. Bakteri baik ini merupakan fondasi penting untuk perkembangan sistem imun pada anak," ungkap Dr. Ray.

Artikel Terkait