Lifestyle

Manfaat Jalan Kaki 15 Menit Setelah Makan Siang untuk Kesehatan Jantung

Jalan kaki selama 10 hingga 15 menit setelah makan siang dapat menjadi kebiasaan yang bermanfaat untuk kesehatan jantung. Aktivitas ini membantu meningkatkan sirkulasi darah, mengontrol kadar gula dar...

B
Bayu Triatma
22 July 2026 75 pembaca
Manfaat Jalan Kaki 15 Menit Setelah Makan Siang untuk Kesehatan Jantung
Sumber gambar: lifestyle.kompas.com

Kegiatan berjalan kaki selama 10 hingga 15 menit setelah makan siang terbukti memberikan dampak positif bagi kesehatan jantung. Selain mudah dilakukan, aktivitas ini berperan dalam memperlancar sirkulasi darah, mengatur kadar gula darah, serta meredakan stres yang sering muncul di sore hari. Menurut Dr. Nadim Geloo, seorang kardiolog dan Medical Director di Abbott, berjalan kaki setelah makan siang memberikan manfaat langsung bagi sistem kardiovaskular, terutama bagi mereka yang banyak menghabiskan waktu duduk saat bekerja.

Dampak Duduk Terlalu Lama

Geloo menjelaskan bahwa duduk dalam waktu lama dari siang hingga sore dapat menyebabkan darah terakumulasi di bagian tungkai bawah akibat pengaruh gravitasi. Hal ini menyebabkan aliran darah melambat dan pembuluh darah menjadi lebih kaku untuk sementara waktu. “Berjalan cepat selama 10 hingga 15 menit sesaat setelah makan siang adalah salah satu kebiasaan terbaik untuk kesehatan jantung,” ungkapnya. Dengan bergerak, otot-otot kaki berfungsi sebagai pompa alami yang membantu mengembalikan sirkulasi darah ke seluruh tubuh, sehingga jantung tidak perlu bekerja lebih keras.

Pengendalian Kadar Gula Darah

Selain itu, berjalan kaki setelah makan siang juga berkontribusi dalam mengontrol kadar gula darah. Setelah makan, kadar glukosa dalam darah meningkat sebagai bagian dari proses pencernaan. Jika seseorang langsung duduk atau tidak bergerak, kadar gula darah cenderung bertahan lebih lama dalam aliran darah, yang dapat memberikan tekanan pada pembuluh darah. Geloo menambahkan bahwa berjalan kaki membuat otot rangka menggunakan glukosa sebagai sumber energi, sehingga kadar gula darah lebih cepat menurun. “Berjalan kaki selama 10 hingga 15 menit setelah makan membuat otot mengambil glukosa langsung dari aliran darah sebagai bahan bakar. Hal ini membantu menurunkan lonjakan insulin setelah makan sekaligus melindungi kesehatan pembuluh darah,” jelasnya.

Meredakan Stres

Sore hari sering kali menjadi waktu di mana tekanan pekerjaan mencapai puncaknya. Berbagai tuntutan seperti rapat dan tenggat waktu dapat meningkatkan hormon stres seperti kortisol dan adrenalin. Kedua hormon ini dapat meningkatkan denyut jantung dan menyempitkan pembuluh darah, sehingga menambah beban kerja jantung. Geloo menyarankan bahwa berjalan kaki di luar ruangan pada sore hari dapat membantu mengaktifkan sistem saraf parasimpatis, yang membuat tubuh lebih rileks. “Berjalan kaki pada sore hari, terutama di luar ruangan dengan paparan cahaya alami, membantu menurunkan detak jantung dan mengurangi tekanan pada pembuluh darah,” tuturnya.

Berbagai penelitian juga menunjukkan manfaat positif dari berjalan kaki bagi kesehatan jantung. Salah satunya menunjukkan bahwa orang yang berjalan sekitar 7.000 langkah per hari memiliki risiko penyakit kardiovaskular 25 persen lebih rendah dan risiko kematian akibat berbagai penyebab 47 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang hanya berjalan sekitar 2.000 langkah per hari. Oleh karena itu, membiasakan diri untuk berjalan kaki sejenak setelah makan siang dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan jantung dan meningkatkan kebugaran secara keseluruhan.

Artikel Terkait