Teknologi

India Khawatir Fitur Username WhatsApp Dapat Memicu Kejahatan Siber

Pemerintah India meminta WhatsApp untuk menunda peluncuran fitur username, yang dianggap dapat meningkatkan risiko kejahatan online. Meta, sebagai pemilik WhatsApp, menanggapi kekhawatiran ini dengan...

D
Danendra Surya
20 July 2026 57 pembaca
Foto: WABetaInfo
Foto: WABetaInfo

Pemerintah India telah meminta WhatsApp untuk menangguhkan peluncuran fitur username yang baru, karena dinilai dapat meningkatkan potensi kejahatan siber. Dalam laporan dari TechCrunch, beberapa username yang terdaftar mirip dengan nama tokoh politik di India, seperti 'indiamodi' dan 'shahrukh.actor', yang menimbulkan kekhawatiran karena menyerupai nama Perdana Menteri India, Narendra Modi, serta aktor terkenal, Shah Rukh Khan.

Kekhawatiran ini muncul karena fitur username memungkinkan penipu untuk beroperasi tanpa harus menampilkan nomor telepon mereka. Menanggapi hal ini, WhatsApp memberikan penjelasan mengenai fitur tersebut dan solusi untuk kekhawatiran yang ada. Menurut pihak Meta, WhatsApp telah mempersiapkan username khusus untuk tokoh politik, VIP, dan selebriti.

Pernyataan WhatsApp Terkait Username

"Orang-orang membuat klaim palsu tentang pemesanan nama pengguna populer atau terkenal," ungkap WhatsApp. "Ini tidak benar, hanya pemilik akun yang sah yang dapat memesan nama tokoh publik terkenal," tambahnya. Pernyataan ini juga diulang oleh Meta saat dihubungi oleh TechCrunch.

Tantangan di Media Sosial

Namun, belum ada kejelasan mengenai berapa banyak variasi nama dan identitas terkenal yang akan diblokir. Meskipun demikian, modus kejahatan yang dikhawatirkan adalah kemungkinan untuk menggunakan variasi ejaan, angka, dan kata tambahan untuk meniru nama-nama terkenal. Masalah terkait username memang menjadi tantangan bagi semua platform media sosial, termasuk Instagram dan Facebook yang juga dimiliki oleh Meta. Namun, dengan WhatsApp, hubungan yang lebih langsung membuat potensi penipuan menjadi lebih nyata.

Artikel Terkait