Elon Musk, yang juga merupakan pemimpin di SpaceX dan Tesla, telah mengumumkan pembentukan bisnis baru berupa pabrik chip yang disebut Terafab. Ia berkomitmen untuk menginvestasikan sekitar USD 16,8 miliar, yang setara dengan lebih dari Rp 300 triliun, untuk proyek ini. Rencana pembangunan pabrik ini telah disampaikan, dan lokasi yang dipilih adalah di luar College Station, Grimes County, Texas.
SpaceX telah mempersiapkan proyek ini selama beberapa bulan terakhir, termasuk melakukan negosiasi untuk mendapatkan insentif yang mencapai puluhan juta dolar dari Grimes County, distrik sekolah setempat, serta pemerintah negara bagian demi mendirikan fasilitas semikonduktor canggih ini. Menurut laporan dari Houston Chronicle, Terafab akan memproduksi chip yang digunakan untuk kendaraan otonom, robot humanoid, dan pusat data berbasis luar angkasa.
Ekspansi dan Dampak Ekonomi
SpaceX dan Tesla, yang keduanya berbasis di Texas, sedang dalam fase ekspansi yang pesat di wilayah tersebut. Perusahaan ini telah meluncurkan roket di dekat Brownsville, melakukan pengujian mesin di McGregor, serta memproduksi komponen untuk satelit internet di Bastrop. Sejak 2024, mereka mengklaim telah menciptakan lebih dari 56.000 lapangan kerja, baik langsung maupun tidak langsung, dengan dampak ekonomi yang diperkirakan mencapai USD 28 miliar, serta kontribusi ratusan juta dolar dalam bentuk pendapatan pajak tidak langsung.
Gubernur Texas, Greg Abbott, mengumumkan bahwa proyek ini telah menerima dana hibah sebesar USD 30 juta dari negara bagian melalui Texas Enterprise Fund. Selain itu, Anderson-Shiro CISD dan Iola ISD juga telah memberikan persetujuan untuk keringanan pajak terkait proyek ini, setelah sebelumnya Grimes County menyetujui pembebasan pajak properti.
Kekhawatiran Masyarakat Lokal
Meskipun proyek ini menjanjikan banyak manfaat, beberapa warga setempat menyatakan kekhawatiran mengenai dampak dari pembangunan pabrik yang sangat besar ini. Mereka khawatir bahwa keberadaan Terafab dapat mengganggu gaya hidup pedesaan mereka, menurunkan nilai properti, serta berdampak negatif terhadap lingkungan. Sebuah kelompok bernama Grimes County Citizens for Responsible Development telah mengumpulkan hampir 900 tanda tangan untuk petisi yang menuntut perlindungan, transparansi, dan pengawasan independen dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan proyek ini.
Marie Egyed, direktur operasional kelompok tersebut, menyatakan, "Terafab akan membawa pembangunan dalam skala yang belum pernah dialami oleh wilayah pedesaan kami sebelumnya." Ia menambahkan bahwa kemajuan teknologi harus sejalan dengan perlindungan terhadap masyarakat dan lingkungan yang ada.
Musk menjelaskan bahwa fasilitas ini sangat diperlukan, mengingat SpaceX dan Tesla akan membutuhkan lebih banyak chip daripada yang dapat diproduksi saat ini di seluruh dunia. Menurut SpaceX, Terafab akan mengintegrasikan berbagai proses kompleks, mulai dari manufaktur, pengemasan, hingga pengujian perangkat logika dan memori canggih, dalam satu lokasi, yang sebelumnya biasanya dilakukan di berbagai fasilitas yang terpisah.