Lifestyle

Dental Floss vs Water Flosser: Mana yang Lebih Efektif untuk Kebersihan Gigi?

Banyak orang merasa gigi mereka belum sepenuhnya bersih meski sudah menyikatnya. Hal ini mendorong penggunaan alat tambahan seperti dental floss dan water flosser untuk menjaga kebersihan gigi.

Y
Yusuf Ahmad Pratama
07 September 2026 46 pembaca
Dental Floss vs Water Flosser: Mana yang Lebih Efektif untuk Kebersihan Gigi?
Sumber gambar: lifestyle.kompas.com

KOMPAS.com - Banyak individu yang merasa gigi mereka masih kotor meskipun telah menyikatnya dengan baik. Rasa tidak nyaman ini sering kali membuat orang menyikat gigi dengan lebih keras untuk menghilangkan sisa makanan yang tersisa. Namun, ada area tertentu pada gigi yang sulit dijangkau hanya dengan sikat gigi, terutama di antara sela-sela gigi. Hal ini memunculkan kebutuhan akan alat pembersih tambahan seperti dental floss dan water flosser. Dental floss adalah benang khusus yang dirancang untuk membersihkan sela-sela gigi, sedangkan water flosser menggunakan aliran air untuk membersihkan bagian gigi yang sulit dijangkau.

Pentingnya Menyikat Gigi dengan Benar

Dokter gigi dari Mayapada Hospital, drg. Fariz Ramadhan, menekankan bahwa pembersihan gigi harus dimulai dengan menyikat seluruh permukaan gigi. "Pada prinsipnya pembersihan gigi yang utama kan sikat gigi. Jadi, yang paling utama kita bersihkan pakai sikat gigi," ujarnya dalam acara peluncuran Mayapada Dental Care (MDC) di Jakarta Timur, pada Jumat (4/9/2026). Ia menjelaskan bahwa dental floss, water flosser, dan obat kumur bukanlah pengganti sikat gigi, melainkan alat tambahan yang membantu membersihkan area tertentu yang sulit dijangkau. Fariz juga mengingatkan agar tidak menyikat gigi dengan tekanan berlebihan, karena banyak orang yang beranggapan bahwa cara tersebut dapat membuat gigi lebih bersih. "Pastikan disikat giginya semua permukaan gigi karena prinsip dasar sikat gigi kan menyapu seluruh permukaan gigi tanpa tekanan berlebih," tambahnya.

Peran Dental Floss dan Water Flosser

Setelah semua permukaan gigi dibersihkan, alat tambahan dapat digunakan jika diperlukan, terutama ketika masih ada sisa makanan yang terjebak di antara gigi. Fariz menjelaskan bahwa penggunaan alat tambahan dapat disesuaikan dengan bagian gigi yang ingin dibersihkan. Ia memberikan contoh bahwa area di antara gigi geraham sulit dijangkau dengan sikat gigi. "Contoh kayak di bagian sela-sela kita sudah tahu di bagian geraham enggak mungkin disikat pakai sikat gigi. Dental floss mungkin bisa masuk ke situ," jelasnya. Namun, tidak semua bagian gigi dapat dijangkau dengan dental floss. Jika dental floss tidak efektif, alat lain seperti water flosser atau obat kumur bisa digunakan sebagai pelengkap. "Artinya dental floss, water floss, dan obat kumur itu penunjang dari sikat gigi," ujarnya.

Karena itu, tidak perlu memilih salah satu antara dental floss dan water flosser untuk digunakan dalam semua kondisi. Keduanya dapat saling melengkapi sesuai dengan kebutuhan pengguna. Fariz menekankan bahwa penggunaan alat pembersih tambahan sebaiknya dilakukan secara selektif. "Oh, bagian sini boleh dental floss, bagian sini boleh water floss, itu enggak masalah," katanya. Mengenai water flosser yang menggunakan tekanan air, Fariz menyatakan bahwa tekanan tersebut telah diperhitungkan sebelum alat tersebut dipasarkan. "Mungkin tekanannya agak kuat, tapi sejujurnya hal itu pasti sudah diperhitungkan ya sebelum alat itu keluar. Artinya tekanannya mungkin masih dalam batas aman," ujarnya.

Fariz menilai kemajuan alat pembersih gigi, mulai dari dental floss hingga water flosser, sangat membantu dalam proses menjaga kebersihan gigi. "Dulu mungkin tusuk gigi, tusuk gigi kok agak besar yang malah bikin renggang. Dental floss benang yang tipis masih roll-rollan dulu, sekarang pakai tangkai. Nah, muncul lagi water floss dan lain sebagainya," tuturnya. Ia menekankan bahwa semua alat tersebut dapat digunakan untuk mendukung kebersihan gigi asalkan penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan. "Semua baik, itu semua baik buat menunjang pembersihan gigi kita asalkan digunakan saling melengkapi," pungkas Fariz.

Artikel Terkait