Jakarta - Apple melakukan pemangkasan signifikan di dua proyek teknologi utamanya. Lebih dari 200 posisi di tim Vision Pro dan Siri telah dihapus, yang memunculkan pertanyaan mengenai arah baru perusahaan raksasa teknologi ini di tengah perkembangan pesat kecerdasan buatan.
Menurut laporan dari Bloomberg yang dikutip oleh The Verge, pemotongan tersebut mencakup sekitar 100 posisi yang berhubungan dengan Vision Pro, sementara sisanya berdampak pada tim Siri dan organisasi perangkat lunak Apple. Dampak dari pemangkasan ini cukup terasa di Vision Pro, di mana tim yang bertanggung jawab untuk pengembangan game pada headset tersebut sebagian besar telah dihilangkan, dan tim yang mengerjakan video imersif Vision Pro juga mengalami pengurangan.
Dampak pada Tim Vision Pro
Mark Gurman dari Bloomberg menyebutkan bahwa pemangkasan ini juga mempengaruhi Siri dan kelompok Intelligence Systems Experience di divisi rekayasa perangkat lunak Apple. Apple telah mengonfirmasi bahwa sejumlah posisi memang terpengaruh saat perusahaan beralih fokus dari beberapa inisiatif. Namun, langkah ini tidak berarti bahwa Apple menghentikan pengembangan Vision Pro.
Perusahaan yang berbasis di Cupertino ini tetap memiliki ambisi di bidang komputasi spasial dan perangkat wearable. Sebelumnya, Apple dilaporkan mengalihkan sebagian perhatian dari pengembangan Vision Pro menuju kacamata pintar berbasis AI, dengan salah satu perangkat yang direncanakan untuk diluncurkan pada tahun 2027.
Ambisi dan Strategi Baru
Vision Pro pertama kali diperkenalkan pada awal tahun 2024 dengan harga USD 3.499 dan dianggap sebagai taruhan besar Apple untuk era yang mereka sebut sebagai komputasi spasial. Namun, headset premium ini belum berhasil menjadi produk mainstream seperti iPhone, iPad, atau Apple Watch. Apple dilaporkan masih dalam proses mengembangkan penerus Vision Pro yang lebih tipis dan ringan.
Di sisi lain, ada indikasi bahwa Apple sedang mengubah strategi perangkat wearable-nya. Perusahaan ini dilaporkan sedang mempersiapkan kacamata pintar yang dapat diperkenalkan pada tahun 2027, yang mungkin akan berbeda pendekatannya dibandingkan dengan Vision Pro karena bentuknya yang lebih menyerupai kacamata biasa. Oleh karena itu, pemangkasan tim Vision Pro dapat dilihat sebagai indikasi perubahan prioritas, bukan sebagai akhir dari bisnis komputasi spasial Apple.
Pemangkasan di tim Siri juga menarik perhatian, terutama karena terjadi di saat Apple sedang mempercepat pengembangan asisten digitalnya. Tahun ini, Apple memperkenalkan versi baru Siri yang lebih mengandalkan kecerdasan buatan, dengan generasi baru ini dijadwalkan tersedia dalam versi beta untuk publik pada akhir tahun.
Apple juga sedang mengembangkan generasi ketiga dari Apple Foundation Models untuk mendukung Apple Intelligence, yang mencakup AI yang beroperasi langsung di perangkat dan melalui Private Cloud Compute. Dengan demikian, pengurangan karyawan ini tidak serta-merta menunjukkan bahwa Apple meninggalkan Siri atau Vision Pro. Namun, langkah ini mencerminkan bahwa perusahaan sedang merombak sumber daya di tengah pergeseran besar menuju kecerdasan buatan dan perangkat wearable generasi berikutnya.