Kesehatan

Apakah Warna Pribadi Dapat Berubah Seiring Bertambahnya Usia?

Pemilihan warna untuk pakaian dan riasan menjadi lebih mudah setelah mengetahui warna yang paling cocok dengan kulit. Namun, seiring bertambahnya usia, apakah warna pribadi juga mengalami perubahan?

N
Nathania Gabriella Wardani
02 September 2026 39 pembaca
Apakah Warna Pribadi Dapat Berubah Seiring Bertambahnya Usia?
Sumber gambar: lifestyle.kompas.com

Kebutuhan untuk memilih warna pakaian atau riasan sering kali lebih sederhana setelah seseorang mengetahui warna yang paling sesuai dengan jenis kulitnya. Personal color, yang kini semakin populer, merupakan hasil analisis yang mengelompokkan warna berdasarkan karakteristik individu, khususnya kondisi kulit. Analisis ini sering dijadikan pedoman dalam memilih pakaian, hijab, aksesori, hingga riasan wajah.

Namun, seiring bertambahnya usia, kondisi kulit seseorang dapat berubah. Pertanyaannya adalah, apakah perubahan ini juga memengaruhi hasil analisis personal color? Konsultan analisis warna dan pemilik jasa konsultan kecantikan Tint & Tones, Jessica Kelly, menjelaskan bahwa personal color memang bisa berubah, meskipun hal ini jarang terjadi.

Hubungan Melanin dan Pigmentasi Kulit

Kelly menekankan bahwa analisis personal color berkaitan erat dengan kondisi kulit, di mana salah satu elemen penting adalah melanin. “Karena kalau personal color ini kan kita pengecekan kulit ya. Kulit kita ada satu hal yang namanya melanin,” ungkap Kelly saat peluncuran LazMall Luxury di Jakarta.

Melanin berperan dalam pembentukan pigmentasi kulit. Seiring bertambahnya usia, kadar melanin dalam kulit juga mengalami perubahan, yang dapat mengakibatkan perubahan pada pigmentasi. “Melanin ini in charge of membuat pigmentasi dalam kulit kita. Semakin kita menua, melaninnya menurun,” jelasnya. Perubahan ini menjadi salah satu alasan mengapa hasil analisis personal color tidak selalu tetap sepanjang hidup, karena analisis dilakukan berdasarkan karakteristik kulit yang dapat berubah seiring waktu.

Perubahan yang Tidak Terjadi dalam Waktu Singkat

Bagi mereka yang menggunakan hasil analisis personal color sebagai panduan dalam berpakaian atau merias wajah, perubahan ini tidak perlu menjadi kekhawatiran dalam waktu dekat. Kelly menjelaskan bahwa meskipun perubahan personal color mungkin terjadi, hal ini cenderung jarang dan lebih berkaitan dengan pertambahan usia yang signifikan, bukan perubahan yang terjadi dalam keseharian.

“Bisa, cuman jarang sih kak. Dan sebenarnya nggak bakal berubah sampai kita udah umur 60-70 mungkin,” terangnya. Dengan kata lain, perbedaan tampilan kulit dari waktu ke waktu tidak selalu menunjukkan bahwa kelompok personal color seseorang telah berubah. Kondisi kulit dapat bervariasi karena berbagai faktor sehari-hari, tetapi ini tidak otomatis berarti karakteristik dasarnya telah berubah. Kelly menekankan bahwa perubahan dalam waktu yang sangat singkat tidak akan berdampak signifikan pada personal color.

“Namun memang kalau kita misalnya dari hari minggu ke hari selasa saja, itu bisa nggak gitu berubah banyak sih kak,” tambahnya. Penjelasan ini menunjukkan bahwa personal color lebih tepat dipahami sebagai hasil analisis terhadap karakteristik kulit pada kondisi tertentu, bukan sesuatu yang berubah setiap kali seseorang melihat perbedaan warna pada kulitnya. Bagi mereka yang telah melakukan analisis personal color, hasil tersebut tetap dapat digunakan sebagai acuan dalam kehidupan sehari-hari.

Artikel Terkait