Kesehatan

Anthony Xie dan Audi Marissa Sepakat untuk Co-Parenting, Ini Manfaatnya bagi Anak Menurut Psikolog

Setelah enam tahun menikah, Anthony Xie dan Audi Marissa memutuskan untuk berpisah namun tetap berkomitmen menjalankan peran sebagai orangtua bagi anak mereka, Anzel. Psikolog menjelaskan manfaat co-p...

K
Kartika Sari Dewi
03 September 2026 41 pembaca
Anthony Xie dan Audi Marissa Sepakat untuk Co-Parenting, Ini Manfaatnya bagi Anak Menurut Psikolog
Sumber gambar: lifestyle.kompas.com

Anthony Xie dan Audi Marissa mengambil keputusan untuk berpisah setelah enam tahun menjalani kehidupan pernikahan. Meskipun demikian, keduanya sepakat untuk tetap menjalankan peran sebagai orangtua bagi putra mereka, Anzel. Pernyataan ini disampaikan melalui unggahan di media sosial setelah kabar mengenai gugatan cerai Audi Marissa terhadap Anthony Xie muncul. Anthony mengungkapkan bahwa perjalanan mereka sebagai pasangan telah berakhir, namun hal itu tidak mengakhiri peran mereka sebagai orangtua. “Meskipun perjalanan kita sebagai pasangan telah berakhir, kita akan selalu menjadi orang tua,” tulis Anthony di media sosial.

Sejalan dengan suaminya, Audi juga menegaskan bahwa meski mereka memilih jalan yang berbeda, keduanya akan tetap memiliki cinta dan tanggung jawab yang sama sebagai orangtua. “Kita mungkin memilih jalan yang berbeda mulai saat ini, namun kita akan selalu berbagi kasih sayang dan tanggung jawab yang sama sebagai orang tua,” tulis Audi.

Pengertian Co-Parenting

Istilah co-parenting merujuk pada keputusan orangtua untuk tetap bekerja sama dalam mengasuh anak setelah hubungan romantis mereka berakhir. Psikolog Vera Itabiliana menjelaskan bahwa co-parenting adalah bentuk kolaborasi antara dua orangtua dalam memenuhi kebutuhan anak meski hubungan mereka telah berubah. Situasi ini bisa terjadi ketika orangtua bercerai, berpisah, atau tidak lagi tinggal serumah. Vera menekankan bahwa fokus utama dari co-parenting bukanlah hubungan romantis antara orangtua, tetapi bagaimana mereka berfungsi sebagai tim pengasuhan yang konsisten dan saling mendukung demi kebaikan anak.

Manfaat Co-Parenting bagi Anak

Salah satu keuntungan dari co-parenting adalah memberikan rasa aman dan stabil bagi anak. Dengan kehadiran kedua orangtua dalam hidupnya, anak dapat merasa bahwa mereka tidak kehilangan salah satu sosok penting meskipun orangtua mereka tidak lagi bersama sebagai pasangan. Vera menjelaskan bahwa kerja sama yang sehat antara orangtua dapat membantu anak menghadapi perubahan dalam keluarga dengan lebih baik. “Anak tidak merasa harus memilih salah satu orangtua,” ujarnya.

Co-parenting yang efektif juga membantu anak belajar mengelola emosi dan konflik dengan cara yang sehat. Anak dapat menyaksikan bahwa perbedaan atau konflik tidak harus berakhir dengan permusuhan, melainkan bisa diselesaikan dengan komunikasi yang baik. Vera menambahkan bahwa kondisi ini mendukung regulasi emosi anak dan mengurangi tingkat stres yang mungkin mereka alami akibat ketegangan antara kedua orangtua.

Selain itu, meskipun hubungan romantis telah berakhir, co-parenting dapat memperbaiki hubungan antara orangtua. Vera menyatakan bahwa perhatian orangtua dapat beralih dari masalah hubungan masa lalu ke kebutuhan anak, sehingga komunikasi yang jelas dan terstruktur dapat membantu meredakan konflik. Dalam konteks ini, orangtua perlu memahami bahwa mereka tidak lagi berfungsi sebagai pasangan, tetapi sebagai tim yang memiliki tujuan bersama dalam memenuhi kebutuhan anak.

Artikel Terkait