Kesehatan

Penyebab dan Cara Mencegah Munculnya Varises

Varises adalah kondisi di mana pembuluh darah vena membesar dan terlihat jelas di bawah kulit, sering kali terjadi pada kaki. Meskipun tidak selalu berbahaya, varises dapat menandakan masalah pada sir...

B
Bayu Triatma
18 October 2026 61 pembaca
Ilustrasi varises di betis.()
Ilustrasi varises di betis.()

Varises adalah kondisi di mana pembuluh darah vena mengalami pembesaran, penonjolan, dan kelokan yang terlihat di bawah permukaan kulit, terutama pada bagian kaki. Kondisi ini dapat dialami oleh banyak orang dan meskipun tidak selalu berbahaya, varises dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan menjadi indikasi adanya masalah dalam sistem peredaran darah.

Joseph Daibes, seorang ahli jantung di Lenox Hill Hospital, menyatakan bahwa banyak orang masih beranggapan bahwa varises hanya berhubungan dengan penampilan. “Salah satu kesalahpahaman terbesar adalah bahwa varises hanya merupakan masalah kosmetik. Padahal, varises dapat menjadi tanda adanya masalah sirkulasi yang mendasarinya dan dapat memburuk seiring waktu,” ungkap Daibes.

Penyebab Munculnya Varises

Varises terjadi ketika katup kecil satu arah dalam pembuluh darah vena tidak berfungsi dengan baik. Katup ini seharusnya membantu mengalirkan darah dari kaki kembali ke jantung. Menurut Daibes, ketika katup ini melemah atau tidak berfungsi dengan baik, darah dapat mengalir kembali dan menumpuk di kaki, yang menyebabkan peningkatan tekanan dalam pembuluh darah. Christopher Yi, seorang ahli bedah vaskular di MemorialCare Orange Coast Medical Center, menjelaskan bahwa peningkatan tekanan ini dapat membuat pembuluh darah kecil melebar dan berkelok-kelok, sehingga terlihat di bawah kulit. “Seiring waktu, peningkatan tekanan ini, yang juga dikenal sebagai insufisiensi vena kronis, dapat menyebabkan beberapa pembuluh darah kecil membesar, berkelok-kelok, dan terlihat di bawah kulit,” jelas Yi.

Varises biasanya muncul pada kaki karena pembuluh darah di bagian tersebut harus melawan gravitasi untuk mengembalikan darah ke jantung. Tidak semua orang memiliki risiko yang sama untuk mengalami varises. Michelle Taubman, seorang ahli bedah vaskular dan endovaskular di Baptist Health Miami Cardiac & Vascular Institute, menyebutkan beberapa faktor yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami varises, seperti riwayat keluarga, bertambahnya usia, dan perubahan hormon saat kehamilan. Obesitas juga merupakan faktor risiko, serta kebiasaan berdiri atau duduk dalam waktu lama yang sering dialami oleh pekerja yang tidak bergerak banyak. Riwayat penggumpalan darah pada kaki juga dapat meningkatkan risiko masalah pada pembuluh darah vena.

Cara Mencegah dan Mengatasi Varises

Meskipun varises tidak selalu dapat dicegah sepenuhnya, ada beberapa kebiasaan yang dapat membantu mengurangi risikonya. Yi merekomendasikan untuk menjaga berat badan yang sehat dan rutin berolahraga. Aktivitas fisik dapat membantu menjaga sirkulasi darah tetap baik. Selain itu, penting untuk menghindari posisi duduk atau berdiri terlalu lama. Dalam beberapa kasus, penggunaan stoking kompresi juga dapat dipertimbangkan. Mengangkat kaki dapat membantu mengurangi pembengkakan dan ketidaknyamanan.

Joshua Zeichner, seorang dokter dari Mount Sinai Hospital, juga menyarankan agar menghindari trauma berlebihan pada kaki, termasuk tidak menyilangkan kaki terlalu lama. Munculnya varises sebaiknya tidak hanya dianggap sebagai masalah penampilan. Daibes menyarankan agar memperhatikan kondisi kaki dan mencari tanda-tanda penyakit vena yang mendasarinya. Gejala yang perlu diwaspadai meliputi rasa berat yang menetap, nyeri, pembengkakan, sensasi berdenyut, gatal, dan kram pada malam hari. Perubahan warna kulit di sekitar pergelangan kaki, kulit yang menebal atau meradang, serta luka yang sulit sembuh juga perlu diperhatikan. “Jangan menunggu sampai muncul komplikasi yang signifikan untuk memeriksakan kondisi pembuluh darah kamu,” kata Daibes.

Jika mengalami gejala tersebut, sebaiknya melakukan pemeriksaan oleh tenaga kesehatan untuk menentukan kondisi pembuluh darah dan penanganan yang tepat. Beberapa varises kecil dapat diatasi dengan laser atau skleroterapi, sementara varises yang lebih besar dan parah mungkin memerlukan tindakan dari dokter spesialis vaskular.

Artikel Terkait