Kesehatan

Panduan Memilih Yogurt yang Baik untuk Kesehatan Jantung

Yogurt menjadi pilihan populer sebagai camilan sehat, namun penting untuk memilih jenis yang tepat untuk mendukung kesehatan jantung. Beberapa faktor seperti kandungan gula, protein, dan probiotik per...

K
Kartika Sari Dewi
24 August 2026 70 pembaca
Panduan Memilih Yogurt yang Baik untuk Kesehatan Jantung
Sumber gambar: lifestyle.kompas.com

Yogurt sering dijadikan pilihan sebagai camilan atau sarapan karena kaya akan protein dan berbagai nutrisi penting bagi tubuh. Makanan fermentasi ini juga dapat berkontribusi pada pola makan yang baik untuk kesehatan jantung. Di pasaran, terdapat berbagai jenis yogurt, mulai dari yogurt tawar, Greek yogurt, skyr, hingga yogurt dengan beragam rasa, yang semuanya memiliki kandungan lemak yang bervariasi.

Menurut ahli diet terintegrasi, Caitlin Beale, MS, RDN, yogurt rendah lemak bukanlah satu-satunya pilihan yang baik untuk menjaga kesehatan jantung. Beale menjelaskan bahwa yogurt yang ideal untuk kesehatan jantung sebaiknya memiliki kandungan gula tambahan yang rendah, serta kaya akan protein dan probiotik. Dengan demikian, konsumen tidak perlu hanya fokus pada kandungan lemak saat memilih yogurt.

Pentingnya Memperhatikan Kandungan Gula

Saat membeli yogurt, salah satu aspek yang harus diperhatikan adalah kandungan gula tambahan. Yogurt tawar biasanya menjadi pilihan yang baik karena umumnya mengandung sedikit atau bahkan tidak ada gula tambahan. Yogurt dengan rasa buah atau varian manis lainnya perlu diperiksa label nutrisinya. Produk yang mengandung gula tambahan tinggi sebaiknya dihindari jika yogurt tersebut dimaksudkan untuk mendukung kesehatan jantung. “Asupan gula tambahan yang tinggi telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung,” kata Beale.

Jika menginginkan rasa yang lebih manis, yogurt tawar dapat dicampur dengan buah segar, yang juga menambah serat dan nutrisi lainnya dalam menu.

Pilih Yogurt yang Kaya Protein dan Probiotik

Greek yogurt dan skyr umumnya memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dibandingkan yogurt biasa karena proses penyaringan yang mengurangi kadar cairan. Protein ini dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Asupan protein yang cukup juga berperan dalam pengelolaan berat badan dan kadar gula darah, yang keduanya penting untuk kesehatan jantung.

Probiotik juga merupakan faktor penting yang harus diperhatikan. Yogurt sebagai makanan fermentasi dapat mengandung bakteri hidup yang mendukung kesehatan pencernaan. Beberapa penelitian yang dirujuk oleh Beale menunjukkan bahwa yogurt yang kaya probiotik berpotensi menurunkan kadar kolesterol pada individu dengan kolesterol tinggi.

Meskipun yogurt rendah lemak sering dianggap lebih sehat, yogurt tinggi lemak juga dapat dipilih. Yogurt rendah lemak memang mengandung lebih sedikit lemak jenuh, yang diketahui dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL atau kolesterol jahat. Namun, hubungan antara konsumsi lemak dari produk susu dan kesehatan jantung ternyata lebih kompleks. Beale mengutip penelitian yang menyatakan bahwa konsumsi produk susu, termasuk yang tinggi lemak, tidak berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular. “Secara umum, yogurt rendah lemak dan tinggi lemak dapat menjadi bagian dari pola makan yang sehat untuk jantung jika dikonsumsi dalam jumlah yang tepat,” ujar Beale.

Pentingnya Memeriksa Label Nutrisi

Sebelum membeli, penting untuk memeriksa label nutrisi pada kemasan yogurt. Beale merekomendasikan memilih produk dengan sedikit atau tanpa gula tambahan, idealnya sekitar 5 gram atau kurang per sajian. Kandungan protein juga harus diperhatikan; yogurt dengan setidaknya 7 gram protein per sajian dapat menjadi pilihan yang baik. Produk dengan 10-15 gram protein per sajian dapat memberikan rasa kenyang yang lebih lama. Untuk produk yang mengandalkan manfaat probiotik, konsumen sebaiknya mencari keterangan “live and active cultures” pada kemasan, yang menunjukkan adanya bakteri hidup dalam yogurt.

Yogurt juga dapat dipadukan dengan buah, kacang-kacangan, atau biji-bijian utuh untuk melengkapi pola makan yang mendukung kesehatan jantung.

Artikel Terkait