Lifestyle

Mengapa Tidur Sulit Setelah Berolahraga Berat? Ini Penjelasan Ahli

Banyak orang mengalami kesulitan tidur setelah melakukan olahraga berat, meskipun kelelahan seharusnya membantu tidur lebih nyenyak. Para ahli menjelaskan penyebabnya dan memberikan solusi untuk masal...

T
Theresia Agatha Lestari
28 July 2026 61 pembaca
Mengapa Tidur Sulit Setelah Berolahraga Berat? Ini Penjelasan Ahli
Sumber gambar: lifestyle.kompas.com

Sering kali, seseorang berasumsi bahwa kelelahan akibat olahraga berat akan membuat tidur malam menjadi lebih berkualitas. Namun, kenyataannya, banyak individu justru mengalami kesulitan untuk terlelap setelah sesi latihan yang intens. Kondisi ini menunjukkan bahwa mungkin ada porsi latihan yang berlebihan. Meskipun olahraga diketahui memiliki banyak manfaat bagi kualitas tidur, efeknya bisa berbeda jika dilakukan secara berlebihan.

Menurut Sharon Gam, seorang ahli fisiologi olahraga dan pelatih pribadi bersertifikat, olahraga umumnya sangat baik untuk meningkatkan kualitas tidur. "Olahraga biasanya sangat bagus untuk tidur kamu," ungkapnya. Kegiatan fisik yang teratur dapat mengurangi gejala stres dan membantu menjaga berat badan, sehingga risiko terjadinya apnea tidur juga berkurang.

Penyebab Kesulitan Tidur Setelah Olahraga Berat

Olahraga dapat meningkatkan fungsi sistem saraf, khususnya sistem saraf parasimpatik yang berperan dalam pengaturan tidur. "Jika sistem itu bekerja lebih baik, biasanya tidur kamu akan lebih nyenyak," jelas Gam. Namun, saat berolahraga, tubuh melepaskan hormon dan neurotransmiter yang dapat mengaktifkan sistem saraf simpatik, yang berfungsi sebagai respons terhadap stres.

Kathy Nguyen, seorang dokter spesialis kedokteran olahraga, menambahkan bahwa olahraga yang teratur membantu mengatur ritme sirkadian, yang penting untuk tidur yang baik di malam hari. "Banyak orang melaporkan bahwa selama volume latihan lebih tinggi, mereka lebih lelah, dan tidur mereka lebih nyenyak," tambah Laura Norris, pelatih lari bersertifikat. Namun, jika olahraga dilakukan secara berlebihan, hal ini dapat mengganggu ritme pemulihan alami tubuh, bahkan menyebabkan kesulitan tidur.

Solusi untuk Tidur Nyenyak Setelah Berolahraga

Agar tidur lebih nyenyak setelah berolahraga, penting untuk memberi jeda antara sesi latihan dan waktu tidur. Disarankan untuk memberikan waktu minimal tiga jam sebelum tidur setelah berolahraga berat. Selain itu, perhatian terhadap asupan suplemen juga penting, karena beberapa kandungan seperti kafein dapat mengganggu tidur.

Melakukan pendinginan setelah berolahraga juga sangat dianjurkan. Ini bertujuan untuk menurunkan respons stres dan mengaktifkan sistem saraf parasimpatik, yang membantu memperlambat detak jantung dan mempersiapkan tubuh untuk istirahat. "Hal itu bisa memperlambat detak jantungmu dan memberi tahu sistem saraf parasimpatis untuk mulai bekerja," kata Gam.

Selanjutnya, penting untuk mencatat rutinitas olahraga dan pola tidur. Dengan cara ini, individu dapat mengidentifikasi apakah intensitas latihan yang dilakukan terlalu tinggi dan menyebabkan kesulitan tidur. Jika seseorang merasa kesulitan tidur, disarankan untuk meninjau kembali intensitas dan volume latihan, serta mengurangi sedikit porsinya jika diperlukan.

Dengan memahami penyebab dan solusi untuk masalah tidur setelah berolahraga, diharapkan individu dapat menemukan cara untuk menjaga kualitas tidur yang baik meskipun aktif berolahraga.

Artikel Terkait