Kesehatan

Memahami Teknologi 3X-SYNBIOTICS dari LABORÉ untuk Kulit Sensitif

LABORÉ memperkenalkan teknologi 3X-SYNBIOTICS yang menggabungkan postbiotic, prebiotic, dan paraprobiotic untuk mendukung kesehatan kulit sensitif. Teknologi ini merupakan hasil dari lebih dari 25 tah...

T
Theresia Agatha Lestari
16 August 2026 62 pembaca
Memahami Teknologi 3X-SYNBIOTICS dari LABORÉ untuk Kulit Sensitif
Sumber gambar: lifestyle.kompas.com

Kesehatan kulit sangat dipengaruhi oleh ekosistem mikroorganisme yang dikenal sebagai skin microbiome, yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan dan fungsi skin barrier. Pada tanggal 15 Agustus 2026, LABORÉ mengumumkan pengembangan teknologi 3X-SYNBIOTICS yang mengintegrasikan postbiotic, prebiotic, dan paraprobiotic dengan bahan aktif tertentu dalam satu formula. Teknologi ini merupakan hasil dari penelitian mendalam selama lebih dari dua dekade mengenai microbiome kulit dan ditujukan untuk membantu menjaga keseimbangan microbiome serta mendukung fungsi skin barrier, terutama bagi kulit sensitif.

Dasar Penelitian dan Pengembangan Teknologi

Pengembangan 3X-SYNBIOTICS berakar dari penelitian tentang ekosistem mikroorganisme yang hidup di kulit serta hubungannya dengan kondisi dan fungsi skin barrier. Pengetahuan yang didapat dari penelitian tersebut diterapkan dalam pengembangan formulasi produk perawatan kulit. LABORÉ mengkombinasikan tiga komponen penting yang mendukung microbiome, yaitu postbiotic, prebiotic, dan paraprobiotic, dengan bahan aktif tertentu. Pendekatan ini bertujuan untuk mendukung fungsi biologis alami kulit dan menjaga keseimbangan ekosistem microbiome.

Teknologi ini diaplikasikan pada berbagai produk yang ditujukan untuk memenuhi berbagai kebutuhan kulit, termasuk kulit sensitif, kering, reaktif, serta kulit dengan gangguan fungsi skin barrier. Salah satu produk yang diluncurkan adalah LABORÉ BiomeRepair™ Barrier Revive Cream, yang diformulasikan sebagai pelembap harian untuk wajah dan tubuh yang memiliki kulit sensitif. Selain itu, ada juga BiomeRepair™ TopiCalm Cream, yang merupakan pelembap nonsteroid untuk kulit sangat sensitif, termasuk yang rentan terhadap eksim dan psoriasis.

Evaluasi Klinis dan Hasil Penelitian

Pengembangan teknologi ini tidak hanya dilakukan melalui formulasi, tetapi juga melalui evaluasi klinis yang bekerja sama dengan dermatolog dan institusi ilmiah. Pada acara PIT XXI PERDOSKI 2026 yang berlangsung di Yogyakarta pada 7 Agustus 2026, LABORÉ mempresentasikan tiga evaluasi klinis yang meneliti pendekatan berbasis microbiome pada beberapa kondisi kulit, termasuk dermatitis atopik, psoriasis vulgaris, dan pemulihan kulit setelah tindakan laser Er:YAG. Penelitian ini melibatkan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, RSUD Dr. Soetomo, dan Dermalogia.

Salah satu temuan menarik berasal dari evaluasi pada psoriasis, di mana BiomeRepair™ TopiCalm Cream menunjukkan peningkatan hidrasi kulit secara signifikan hingga 5,26 kali setelah 28 hari. Selain itu, penelitian yang mengamati kondisi kulit pasca-laser mencatat penurunan eritema hingga 90 persen setelah tujuh hari. Temuan-temuan ini menjadi bagian dari upaya untuk memahami penerapan pendekatan berbasis microbiome pada berbagai kondisi kulit.

Komitmen LABORÉ terhadap Inovasi Perawatan Kulit

LABORÉ menganggap pengembangan 3X-SYNBIOTICS sebagai langkah penting dalam menerjemahkan kemajuan ilmu pengetahuan tentang skin microbiome ke dalam inovasi perawatan kulit. Pendekatan ini menggabungkan riset, pengembangan formulasi, serta evaluasi klinis untuk mengeksplorasi pemanfaatan komponen pendukung microbiome dalam perawatan kulit. LABORÉ juga menjalin kerja sama dengan dermatolog, peneliti, dan institusi ilmiah baik di tingkat nasional maupun internasional untuk memperdalam pemahaman mengenai hubungan antara microbiome, skin barrier, dan kebutuhan kulit sensitif.

Melalui pendekatan ini, LABORÉ terus berinovasi dalam teknologi microbiome sebagai bagian dari perawatan kulit yang fokus pada keseimbangan microbiome dan fungsi skin barrier. Meskipun demikian, hasil evaluasi klinis tersebut merupakan bagian dari penelitian terhadap pendekatan dan formulasi tertentu, di mana kondisi kulit sensitif atau gangguan skin barrier memerlukan penanganan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu.

Artikel Terkait