Kesehatan

Memahami Sunset Anxiety dan Cara Mengatasinya

Banyak orang mengalami kecemasan saat matahari terbenam, yang dikenal sebagai sunset anxiety. Momen ini dapat memicu perasaan gelisah dan sedih, sehingga penting untuk mengenali dan mengatasi kondisi...

A
Angelica Putri Wijaya
19 August 2026 60 pembaca
Memahami Sunset Anxiety dan Cara Mengatasinya
Sumber gambar: lifestyle.kompas.com

Bagi sebagian individu, momen matahari terbenam tidak hanya menandakan akhir hari, tetapi juga dapat memicu perasaan gelisah, sedih, atau bahkan ketakutan. Fenomena ini dikenal sebagai sunset anxiety, yang meskipun tidak diakui sebagai diagnosis resmi dalam kesehatan mental, banyak orang melaporkan mengalami kondisi ini. Menurut informasi dari Verywell Mind, kecemasan ini sering kali muncul saat seseorang mulai merenungkan tugas-tugas yang belum selesai, kekhawatiran akan hari berikutnya, serta perubahan suasana ketika cahaya mulai redup.

Apa Itu Sunset Anxiety?

Sunset anxiety merujuk pada perasaan tidak nyaman yang muncul saat siang berganti malam, yang dapat berupa kecemasan, kesedihan, atau ketakutan. Psikolog klinis Stephanie J. Wong, PhD, menjelaskan bahwa meskipun kondisi ini tidak tercantum dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5), banyak orang melaporkan adanya perubahan suasana hati saat matahari terbenam. Pekerja sosial klinis Jessica Hunt menambahkan bahwa kecemasan ini bisa terkait dengan rasa khawatir akan berakhirnya hari, hal-hal yang belum terselesaikan, atau aktivitas yang akan dilakukan keesokan harinya.

Gejala Sunset Anxiety

Setiap individu dapat mengalami gejala yang berbeda, namun beberapa perasaan umum yang muncul saat matahari terbenam meliputi:

1. Pikiran semakin sulit tenang: Ketika malam tiba, banyak orang mulai memikirkan pekerjaan yang belum selesai. Rasa bahwa waktu dalam sehari tidak cukup dapat membuat pikiran terus berputar, meskipun tubuh sudah membutuhkan istirahat. Hal ini juga dapat menyebabkan kesulitan tidur karena pikiran tentang tanggung jawab atau rencana untuk hari berikutnya.

2. Muncul rasa takut atau gelisah: Perubahan dari terang menjadi gelap dapat membuat sebagian orang merasa tidak nyaman. Bagi mereka yang cenderung cemas, malam hari bisa terasa seperti akhir dari kesempatan untuk menyelesaikan sesuatu.

3. Merasa sedih atau kehilangan: Saat aktivitas siang berkurang, banyak orang merenung tentang waktu yang berlalu atau perubahan dalam hidup, yang bisa menimbulkan perasaan sedih atau penyesalan.

4. Sulit berhenti beraktivitas: Beberapa orang mencoba mengatasi rasa cemas dengan terus melakukan aktivitas, seperti membersihkan rumah atau bekerja. Namun, ini justru dapat membuat mereka semakin lelah.

Penyebab Sunset Anxiety

Menurut Hunt, sunset anxiety sering kali terkait dengan kekhawatiran tentang berakhirnya hari dan hal-hal yang belum diselesaikan. Selain faktor psikologis, perubahan cahaya juga dapat mempengaruhi suasana hati dan ritme tubuh. Ketika malam tiba, aktivitas biasanya berkurang, sehingga individu memiliki lebih banyak waktu untuk merenungkan kekhawatiran yang sebelumnya teralihkan oleh kesibukan. Rasa kesepian pada malam hari juga dapat memperkuat perasaan ini.

Cara Mengatasi Sunset Anxiety

Jika Anda merasa cemas saat malam tiba, berikut beberapa cara yang dapat membantu Anda beralih ke suasana malam dengan lebih baik:

1. Siapkan aktivitas yang menyenangkan: Psikolog klinis Sabrina Romanoff menyarankan untuk memiliki kegiatan yang dapat dinantikan pada malam hari, seperti membaca, berolahraga, atau menghabiskan waktu bersama orang terkasih. Kegiatan sosial juga dapat membantu mengurangi rasa kesepian.

2. Buat rutinitas malam yang menenangkan: Melakukan rutinitas yang konsisten dapat membantu tubuh mengenali waktu untuk beristirahat. Cobalah melakukan peregangan, meditasi, atau membaca sebelum tidur.

3. Kurangi penggunaan ponsel: Ponsel dapat membuat pikiran tetap terhubung dengan aktivitas siang hari. Memberikan jeda dari ponsel saat malam tiba dapat membantu Anda lebih fokus pada kondisi saat ini.

4. Berikan waktu untuk diri sendiri: Malam bukanlah saat untuk menyelesaikan semua pekerjaan. Berikan diri Anda kesempatan untuk beristirahat dan terima bahwa beberapa tugas dapat dilanjutkan keesokan harinya.

5. Selaraskan rutinitas dengan kebutuhan tubuh: Memanfaatkan malam sebagai waktu untuk memperlambat aktivitas dan merawat diri sangat penting. Tidur yang cukup dan pola makan yang sehat dapat membantu menjaga kesehatan fisik dan mental.

Artikel Terkait