Kesehatan

Manfaat dan Risiko Tidur Siang Setiap Hari

Tidur siang menjadi kebiasaan menyenangkan bagi banyak orang, tetapi ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum menjadikannya rutinitas harian. Meskipun dapat memberikan manfaat, tidur siang...

A
Ahmad Fauzan
14 September 2026 49 pembaca

Kebiasaan tidur siang telah menjadi rutinitas yang menyenangkan bagi sebagian orang, terutama saat tubuh merasa lelah. Namun, penting untuk mempertimbangkan apakah tidur siang setiap hari benar-benar bermanfaat untuk kesehatan. Menurut informasi dari Real Simple, ada beberapa hal yang perlu dipikirkan sebelum memutuskan untuk tidur siang secara teratur.

Perbedaan Antara Mengantuk dan Kelelahan

Jessica Fink, seorang terapis tidur, menjelaskan bahwa tidur siang memberikan manfaat maksimal ketika seseorang benar-benar merasa mengantuk. Ia menekankan bahwa mengantuk berbeda dengan sekadar merasa lelah setelah beraktivitas. Tanda-tanda mengantuk sering kali bersifat fisik, seperti kelopak mata yang terasa berat atau kepala yang cenderung menunduk. Jika tanda-tanda tersebut muncul, maka tidur sejenak bisa menjadi pilihan yang tepat.

"Kamu bisa saja merasa lelah tanpa merasa mengantuk. Tidur siang dapat membantu menghilangkan rasa kantuk," ungkap Fink. Ia juga menambahkan bahwa tidur siang sering direkomendasikan bagi pekerja shift, penderita narkolepsi, dan mereka yang mengalami kantuk berlebihan di siang hari.

Dampak Tidur Siang pada Kualitas Tidur Malam

Namun, jika seseorang hanya merasa lelah baik secara fisik maupun mental, pendekatan yang lebih baik adalah bergerak aktif untuk melawan kelelahan hingga waktu istirahat malam tiba. Banyak orang berpikir bahwa mereka dapat mengganti waktu tidur yang hilang di malam hari dengan tidur siang, tetapi hal itu justru dapat mengganggu tidur malam berikutnya. Fink menjelaskan, "Tidur siang menghabiskan dorongan tidur. Dorongan tidur menentukan kualitas dan jumlah tidur." Jika dorongan tidur sudah berkurang, seperti pada kasus insomnia, tidur siang bisa menjadi masalah.

Oleh karena itu, Fink menyarankan untuk menahan diri dari tidur siang kecuali rasa kantuk sudah sangat kuat. Mempertahankan ritme tidur yang konsisten lebih baik untuk siklus harian. "Jika kamu bisa bertahan sepanjang hari, kamu akan membawa setumpuk adenosin, yakni bahan kimia otak yang memfasilitasi tidur, ke tempat tidur bersamamu pada malam harinya," jelasnya.

Aturan Tidur Siang yang Sehat

Meskipun ada berbagai peringatan, bukan berarti tidur siang harus dihindari sepenuhnya. Ada cara yang sehat untuk melakukannya tanpa mengganggu jadwal tidur malam. Kuncinya terletak pada durasi tidur siang. Fink merekomendasikan tidur siang yang singkat, sekitar 20 menit, dan menyarankan untuk memasang alarm selama 30 menit agar tidak terjebak dalam fase tidur yang dalam.

Waktu tidur siang juga sebaiknya disesuaikan dengan penurunan energi alami yang terjadi dalam ritme sirkadian. "Kita semua mengalami penurunan energi dalam ritme sirkadian kita, biasanya tujuh hingga sembilan jam setelah waktu bangun. Ini adalah waktu yang baik untuk tidur siang," kata Fink. Oleh karena itu, sebelum tidur siang, penting untuk memastikan apakah kamu benar-benar mengantuk atau hanya merasa lelah.

Artikel Terkait