Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan uji coba metode emposan belerang sebagai upaya mengatasi hama tikus di Desa Munggur, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 20 hingga 22 September 2023 dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat.
Inisiatif Ramah Lingkungan
Program ini bertujuan untuk memberikan solusi yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan penggunaan pestisida kimia. Emposan belerang dipilih karena dianggap efektif dalam mengendalikan populasi tikus yang sering merusak tanaman pertanian. Selain itu, metode ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengendalian hama secara berkelanjutan.
Pelaksanaan dan Hasil Uji Coba
Selama pelaksanaan, mahasiswa KKN memberikan penjelasan tentang cara pembuatan dan penerapan emposan belerang kepada warga. Mereka juga mendemonstrasikan prosesnya secara langsung. Hasil dari uji coba ini menunjukkan bahwa emposan belerang dapat mengurangi jumlah tikus yang merusak tanaman, sehingga memberikan dampak positif bagi para petani di desa tersebut.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model bagi desa-desa lain dalam mengatasi masalah hama dengan cara yang lebih alami dan tidak merusak lingkungan. Mahasiswa KKN berharap masyarakat dapat terus menerapkan metode ini setelah program berakhir, sehingga efektivitasnya dapat terjaga dalam jangka panjang.