Edukasi

Inovasi Ramah Lingkungan: Mengolah Limbah Lele Menjadi Camilan Bergizi

HMPS Teknologi Pangan UPH telah menciptakan produk inovatif dengan memanfaatkan limbah tulang dan kulit lele, yang diolah menjadi cookies dan keripik.

K
Kartika Sari Dewi
06 September 2026 51 pembaca
Inovasi Ramah Lingkungan: Mengolah Limbah Lele Menjadi Camilan Bergizi
Sumber gambar: zcampus.indozone.id

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Teknologi Pangan Universitas Pelita Harapan (UPH) memperkenalkan inovasi baru dalam pengolahan limbah dengan menciptakan camilan dari tulang dan kulit lele. Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi limbah dan memberikan alternatif makanan yang bergizi.

Proses Pengolahan yang Kreatif

Dalam proyek ini, mahasiswa memanfaatkan sisa-sisa dari ikan lele yang biasanya dibuang. Dengan teknik pengolahan yang tepat, tulang dan kulit lele diolah menjadi produk yang menarik, seperti cookies dan keripik. Hal ini tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga meningkatkan nilai gizi dari produk tersebut.

Manfaat Lingkungan dan Kesehatan

Inovasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dengan mengurangi jumlah limbah yang dihasilkan dari industri perikanan. Selain itu, produk yang dihasilkan juga kaya akan protein dan nutrisi, sehingga dapat menjadi pilihan camilan sehat bagi masyarakat.

Dengan langkah ini, HMPS Teknologi Pangan UPH menunjukkan komitmennya dalam menciptakan solusi yang berkelanjutan dan inovatif, serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan limbah yang baik.

Artikel Terkait