Edukasi

Inovasi Green Zakat untuk Mengatasi Banjir Rob di Pesisir, Dua Mahasiswa UIN Jakarta Berhasil Masuk Konferensi Internasional

Dua mahasiswa dari UIN Jakarta berhasil meraih kesempatan untuk mempresentasikan penelitian mereka mengenai Green Zakat yang bertujuan mengatasi masalah banjir rob di daerah pesisir dalam sebuah konfe...

M
Maria Gabriella
17 May 2026 14 pembaca
Inovasi Green Zakat untuk Mengatasi Banjir Rob di Pesisir, Dua Mahasiswa UIN Jakarta Berhasil Masuk Konferensi Internasional
Sumber gambar: zcampus.indozone.id

Dua mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, yaitu M. Rizky Alamsyah dan M. Fadhil, berhasil mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan penelitian mereka yang berjudul "Green Zakat untuk Mengatasi Banjir Rob di Pesisir" dalam sebuah konferensi internasional di Malaysia. Penelitian ini berfokus pada solusi inovatif untuk mengatasi masalah banjir rob yang sering melanda kawasan pesisir.

Tujuan Penelitian

Dalam penelitian ini, Rizky dan Fadhil menjelaskan bahwa banjir rob merupakan salah satu masalah serius yang dihadapi oleh masyarakat pesisir, terutama di wilayah Jakarta. Mereka mengusulkan konsep Green Zakat sebagai salah satu pendekatan untuk mengatasi dampak dari banjir tersebut. Konsep ini mengintegrasikan prinsip-prinsip zakat dengan upaya pelestarian lingkungan, sehingga dapat memberikan manfaat ganda bagi masyarakat dan ekosistem.

Manfaat Green Zakat

Melalui penelitian ini, mereka berharap dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana zakat dapat digunakan untuk mendukung proyek-proyek lingkungan yang berkelanjutan. Dengan mengimplementasikan Green Zakat, diharapkan akan ada peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan sekaligus membantu mereka yang terdampak oleh bencana alam seperti banjir rob.

Presentasi mereka di konferensi internasional tersebut mendapat respons positif dari para peserta, yang menunjukkan minat yang tinggi terhadap solusi yang mereka tawarkan. Rizky dan Fadhil merasa bangga dapat berkontribusi dalam diskusi global mengenai isu lingkungan dan sosial ini.

Artikel Terkait