Kehilangan gigi sering kali dianggap hanya sebagai masalah estetika, padahal dampaknya jauh lebih luas. Kehilangan satu atau lebih gigi dapat menyebabkan berkurangnya kemampuan mengunyah, perubahan pada susunan gigi, dan bahkan gangguan pada keseimbangan gigitan. Jika tidak ditangani dengan segera, kondisi ini dapat memengaruhi gigi di sekitarnya serta kenyamanan pasien dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
Implan gigi muncul sebagai solusi yang semakin maju, dirancang untuk menggantikan akar dan mahkota gigi yang hilang, sehingga dapat mengembalikan fungsi dan penampilan senyum dengan optimal. Menurut drg. James Lai, Kepala Klinik SMART Dental Muara Karang, perawatan implan gigi tidak hanya sekadar mengganti gigi yang hilang, melainkan juga memerlukan perencanaan klinis yang matang.
Pentingnya Perencanaan dalam Proses Implan Gigi
“Implan gigi bukan hanya tentang mengganti gigi yang hilang, tetapi juga mengembalikan fungsi kunyah, kenyamanan, dan rasa percaya diri pasien. Karena itu, setiap pasien perlu melalui pemeriksaan terlebih dahulu untuk menilai kondisi tulang rahang, gusi, serta kebutuhan perawatan secara keseluruhan," jelas drg. James.
Implan gigi dirancang menyerupai akar gigi dan dipasang pada tulang rahang, memberikan dukungan yang lebih stabil bagi gigi pengganti. “Implan gigi dapat membantu pasien kembali mengunyah dengan lebih nyaman, berbicara dengan lebih percaya diri, serta menjaga keseimbangan susunan gigi dan fungsi mulut secara keseluruhan,” tambahnya. Meskipun demikian, pemasangan implan gigi memerlukan perencanaan yang baik agar hasil perawatan dapat lebih nyaman, stabil, dan sesuai dengan kebutuhan pasien.
SMART Dental Implant Week: Kesempatan untuk Konsultasi Gigi
Untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan informasi dan solusi perawatan gigi yang lebih terencana, SMART Dental mengadakan acara SMART Dental Implant Week bertajuk “Kembali Tersenyum” pada tanggal 24 hingga 31 Juli 2026. Program ini berfokus pada konsultasi mengenai kondisi gigi yang hilang dan memberikan kesempatan bagi pasien baru untuk mendapatkan pemeriksaan gigi komprehensif secara gratis, termasuk konsultasi awal dan rontgen panoramik selama periode program berlangsung.
“Pasien dapat berkonsultasi langsung dengan dokter gigi untuk memahami kondisi gigi dan mulutnya secara lebih menyeluruh. Pemeriksaan ini menjadi langkah penting sebelum menentukan pilihan perawatan, termasuk apakah implan gigi merupakan solusi yang sesuai atau diperlukan perawatan pendukung lainnya terlebih dahulu,” ungkap drg. James.