Kesehatan

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memulai Hubungan Baru Setelah Kehilangan Pasangan

Kehilangan pasangan yang meninggal dapat mengubah hidup seseorang. Sebelum memulai hubungan baru, ada beberapa hal penting yang perlu dipertimbangkan.

M
Maria Gabriella
25 October 2026 25 pembaca
Ilustrasi berduka.(Dok. Freepik/Freepik)
Ilustrasi berduka.(Dok. Freepik/Freepik)

Kehilangan pasangan akibat kematian dapat berdampak besar pada kehidupan seseorang, terutama ketika rencana masa depan yang telah dibangun bersama harus dijalani sendirian. Dalam proses berduka, keinginan untuk kembali menjalin hubungan romantis sering kali muncul, terutama ketika bertemu dengan sosok yang menarik perhatian. Namun, perasaan ini membawa berbagai pertimbangan, mulai dari kesiapan emosional hingga kekhawatiran akan masa depan. Pertanyaannya, apa saja yang harus diperhatikan sebelum memulai hubungan baru setelah kehilangan pasangan?

Tidak Ada Batas Waktu untuk Kembali Berkencan

Seorang perempuan menceritakan keinginannya untuk menjalin hubungan baru setahun setelah pasangan yang bersamanya selama 16 tahun meninggal dunia karena kanker. Ia merasa tertarik kepada seorang rekan kerja yang juga merupakan orangtua tunggal dan pernah mengalami penyakit serius. Namun, ia masih merasa ragu karena pria tersebut kadang menunjukkan ketertarikan, tetapi di lain waktu bersikap sebaliknya. Penulis kolom Annalisa Barbieri mengingatkan bahwa proses berduka memerlukan waktu dan tidak bisa dilakukan dengan terburu-buru. Psikoterapis terdaftar UKCP, Stephanie White, menekankan pentingnya menerima kenyataan bahwa pasangan telah tiada dan masa depan yang direncanakan bersama tidak lagi ada. “Berduka adalah proses yang panjang, dan salah satu bagian pentingnya adalah menerima bahwa kematian telah terjadi dan, dalam kasusmu, alur kehidupan yang diharapkan bersama pasangan kini telah berakhir,” jelasnya. White juga mencatat bahwa perempuan tersebut masih meragukan calon pasangan barunya. Oleh karena itu, ia perlu mempertimbangkan apakah ketertarikan itu memang sesuai dengan keinginannya atau hanya muncul karena situasi yang dihadapi.

Kenali Alasan Ingin Menjalin Hubungan Baru

Sebelum memulai hubungan baru, penting untuk memahami alasan di balik ketertarikan kepada orang lain. White menduga bahwa pengalaman kehilangan yang dialami kedua individu tersebut mungkin membuat mereka merasa terhubung karena sama-sama menghadapi situasi sulit. Namun, ia mengingatkan agar kedekatan itu dipahami lebih dalam, sehingga seseorang tidak tanpa sadar menjadikan hubungan baru sebagai cara untuk melewati proses berduka. “Dia juga merasa mungkin ada ‘ikatan trauma’ antara kamu dan pria ini, karena kehidupannya juga tersentuh oleh tragedi. Ia mempertanyakan apakah ada keinginan untuk melewati tahapan berduka, mungkin tanpa disadari, dengan menggantikan pasangan lamamu dengan sosok yang serupa,” tulis Barbieri. Hal ini tidak berarti bahwa ketertarikan kepada orang baru setelah kehilangan pasangan selalu bermasalah. Namun, penting untuk mengenali apakah hubungan tersebut diinginkan atau hanya sebagai pengisi kekosongan setelah kehilangan.

Pertimbangkan Kesiapan Diri dan Anak

Bagi orangtua tunggal, memulai hubungan baru juga harus mempertimbangkan kebutuhan anak serta kemampuan diri dalam menjalani tanggung jawab sehari-hari. Dalam kasus yang dibahas, perempuan tersebut memiliki anak kecil, sehingga waktu dan dukungan untuk mengasuh anak menjadi pertimbangan penting sebelum menjalin hubungan baru. Barbieri menyarankan agar perempuan tersebut memanfaatkan dukungan dari orang-orang terdekat serta mempertimbangkan terapi atau kelompok dukungan bagi mereka yang mengalami kehilangan pasangan. “Jalani semuanya secara perlahan, dan utamakan dirimu serta anakmu. Jangan terburu-buru mengambil peran baru untuk merawat orang lain saat ini,” jelas Barbieri. Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa kehilangan pasangan tidak berarti seseorang tidak boleh merasakan kebahagiaan kembali. “Namun, itu bukan berarti kamu tidak bisa atau tidak boleh kembali mencintai dan menikmati hidup,” pungkas Barbieri.

Artikel Terkait