Teknologi

Gaji Tinggi untuk Pekerjaan Melatih Robot di China, Namun Ada Tantangannya

Di China, pekerja dapat memperoleh gaji hingga 6.000 yuan (sekitar Rp 16 juta) per bulan dengan melakukan pekerjaan yang tampaknya sederhana, namun sebenarnya bertujuan untuk melatih robot. Meski mena...

D
Daniel Kristianto
22 October 2026 58 pembaca
Kerja Cuci Piring di China Digaji Rp 16 Juta Sebulan, Tapi...Foto: Getty Images/fcafotodigital
Kerja Cuci Piring di China Digaji Rp 16 Juta Sebulan, Tapi...Foto: Getty Images/fcafotodigital

Pekerja di China dapat menghasilkan hingga 6.000 yuan (sekitar Rp 16 juta) setiap bulan dengan melakukan tugas-tugas rumah tangga yang berulang, seperti mencuci piring dan melipat baju. Namun, pekerjaan ini bukanlah untuk rumah tangga, melainkan untuk melatih robot. Menurut laporan dari South China Morning Post, lowongan pekerjaan ini semakin banyak muncul di media sosial dan platform rekrutmen, dengan tawaran gaji bulanan berkisar antara 4.000 hingga 6.000 yuan, yang menarik perhatian para pengangguran serta pekerja muda yang mencari waktu kerja yang fleksibel.

Salah satu pekerja, Liu Yun (40 tahun), memutuskan untuk terjun ke industri ini setelah kehilangan pekerjaan di pabrik mobil dan kesulitan mendapatkan pekerjaan baru karena usia. Di sebuah fasilitas pelatihan di Beijing, Liu menggunakan sensor yang dipasang di pergelangan tangan dan jari-jarinya untuk merekam gerakan saat ia berulang kali mengambil gelas, membuka tutup botol, dan mengelap meja, mengikuti instruksi yang ditampilkan di layar komputer.

Pekerjaan yang Mirip Mengasuh Anak

Liu menggambarkan pengalamannya, “Daripada melatih robot, rasanya lebih seperti sedang mengajari anak berusia dua tahun.” Sistem pemantauan yang digunakan untuk merekam produktivitas dan akurasi pekerja selama jam kerja mereka menargetkan setiap pekerja untuk melakukan sekitar 160 gerakan dalam satu shift. Pekerja yang paling produktif bahkan bisa menyelesaikan lebih dari 260 gerakan.

Gerakan-gerakan ini kemudian diubah menjadi data pelatihan yang membantu robot mempelajari tugas-tugas yang mungkin mereka lakukan di rumah, supermarket, atau pabrik. Meskipun gaji yang ditawarkan cukup menggiurkan, sifat pekerjaan yang berulang membuat Liu merasa kelelahan. Ia mencuci piring dan menggosok meja hingga 200 kali dalam satu shift, yang membuatnya merasa sangat lelah. Beberapa pelatih melaporkan bahwa banyak pekerja memilih untuk berhenti setelah beberapa minggu karena merasa bahwa imbalan yang diterima tidak sebanding dengan kelelahan fisik dan mental akibat melakukan tugas yang sama berulang kali.

Fleksibilitas Jam Kerja Menjadi Daya Tarik

Namun, bagi sebagian orang, fleksibilitas jam kerja menjadikan pekerjaan ini terasa lebih berharga. Guo Hongjuan, seorang pekerja dari Provinsi Jiangsu, menghabiskan sekitar enam jam sehari untuk merekam berbagai gerakan sehari-hari, termasuk merapikan barang dan membersihkan meja dapur. Dengan bekerja dari rumah, ia dapat mengurus anaknya sambil tetap mendapatkan penghasilan sekitar 4.000 yuan per bulan.

Dengan adanya pekerjaan ini, meskipun ada tantangan yang harus dihadapi, banyak orang menemukan cara untuk menyesuaikan diri dan mendapatkan manfaat dari pekerjaan yang tidak biasa ini.

Artikel Terkait