Kesehatan

Empat Cara Menggunakan Highlighter untuk Menyamarkan Garis Halus

Highlighter dapat memberikan efek bercahaya pada wajah, namun penggunaannya pada kulit dengan garis halus memerlukan perhatian khusus. Berikut adalah beberapa trik agar hasilnya tetap natural.

M
Mikayla Rahmadani
25 August 2026 60 pembaca
Empat Cara Menggunakan Highlighter untuk Menyamarkan Garis Halus
Sumber gambar: lifestyle.kompas.com

Highlighter merupakan salah satu produk makeup yang mampu membuat wajah tampak lebih bercahaya. Dengan mengaplikasikan highlighter pada area tertentu, kulit dapat terlihat lebih segar dan berdimensi. Namun, bagi kulit yang memiliki garis halus, penggunaan highlighter harus dilakukan dengan hati-hati. Penempatan yang tidak tepat atau pemilihan formula yang kurang sesuai dapat membuat pori-pori, kerutan, dan tekstur kulit menjadi lebih terlihat.

Maria Ortega, seorang penata rias selebriti, membagikan beberapa cara untuk menggunakan highlighter agar hasilnya tetap natural pada kulit yang lebih matang. Berikut adalah empat cara yang dapat diterapkan.

1. Hindari Area Kerutan di Sekitar Mata

Area pertama yang sebaiknya dihindari saat menggunakan highlighter adalah kerutan di sekitar mata. Ortega menjelaskan bahwa penggunaan highlighter pada kerutan dalam dan di area tersebut dapat menarik perhatian pada tekstur kulit. Ia juga menyarankan untuk tidak mengaplikasikan highlighter pada area dengan pori-pori besar dan ujung hidung, karena efek pantulan cahaya dari highlighter dapat membuat tekstur yang sudah ada semakin menonjol. “Highlighter berkilauan, terutama dalam formula bubuk, dapat memperbesar pori-pori besar, mempertegas kedalaman kerutan dan tekstur kulit karena memantulkan cahaya,” ungkapnya. Hal ini disebabkan oleh cara cahaya memantul pada permukaan kulit yang tidak rata.

2. Pilih Highlighter dengan Formula Krim

Jenis formula adalah faktor penting yang perlu diperhatikan saat memilih highlighter untuk kulit dengan garis halus. Highlighter berbentuk bubuk cenderung memiliki partikel yang lebih besar dan reflektif, sehingga dapat membuat tekstur kulit semakin terlihat. Sebaliknya, formula krim dan cair dapat menyatu dengan kulit dan memantulkan cahaya secara lebih merata. Ortega menyatakan bahwa formula tersebut memberikan tampilan yang lebih lembut. “Memberikan kilau sehat, pancaran, dan kelembutan pada kulit,” katanya. Hasil akhirnya lebih menyerupai pancaran alami kulit dibandingkan dengan kilau dari partikel glitter yang mencolok.

3. Aplikasikan pada Bagian Wajah yang Menonjol

Highlighter sebaiknya ditempatkan pada area wajah yang relatif halus dan minim tekstur. Bagian pipi yang menonjol adalah salah satu area yang disarankan Ortega untuk mendapatkan efek bercahaya. “Mengaplikasikan highlighter pada bagian pipi yang menonjol, pangkal hidung, dan tulang selangka memberikan kilau dari dalam, sekaligus terlihat alami,” jelasnya. Selain itu, punggung tangan dan jari juga bisa diberi sedikit highlighter untuk memperluas efek bercahaya, membantu cahaya jatuh pada bagian kulit yang lebih halus sehingga hasilnya tampak lebih natural.

4. Hindari Highlighter dengan Glitter yang Terlalu Terlihat

Tidak semua efek berkilau memberikan hasil yang sama pada kulit. Highlighter dengan partikel glitter yang mencolok cenderung membuat produk tampak menempel di permukaan kulit. Ortega menyarankan untuk memilih formula dengan kilau alami. Hasil akhir satin dan mutiara dinilai lebih menyerupai tampilan kulit dibandingkan dengan produk yang memiliki partikel glitter yang mencolok. Penggunaan highlighter bubuk yang sangat berkilau juga sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan. “Menggunakan highlighter bubuk dan yang sangat berkilauan dapat mempertegas garis-garis halus dan kerutan. Ini juga cenderung membuat pori-pori terlihat lebih besar,” ujar Ortega.

Pada akhirnya, penggunaan highlighter bukan hanya tentang seberapa banyak produk yang diaplikasikan, tetapi juga mengenai pemilihan formula dan lokasi penggunaannya. Penting untuk menghindari area dengan kerutan, pori-pori yang membesar, atau tekstur kulit yang terlihat agar efek bercahaya tidak justru menonjolkan bagian tersebut. Dengan memilih area yang tepat dan menggunakan formula yang sesuai, highlighter dapat memberikan kesan wajah yang segar tanpa menonjolkan tekstur kulit.

Artikel Terkait