Kesehatan

Empat Aspek Penting dalam Memilih Popok untuk Bayi Menurut Dokter

Memilih popok untuk bayi tidak hanya berkaitan dengan ukuran atau merek, tetapi juga melibatkan kenyamanan dan kesehatan kulit bayi. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan orangtua saat m...

N
Nathania Gabriella Wardani
28 September 2026 47 pembaca
Ilustrasi popok bayi sekali pakai.(Freepik)
Ilustrasi popok bayi sekali pakai.(Freepik)

Memilih popok yang tepat untuk bayi merupakan hal yang krusial, mengingat popok bersentuhan langsung dengan kulit bayi dalam waktu yang lama. Oleh karena itu, kenyamanan dan kondisi kulit harus menjadi perhatian utama orangtua. Kulit bayi yang masih tipis dan belum sepenuhnya berkembang lebih rentan terhadap iritasi dibandingkan dengan kulit anak yang lebih besar. Apa saja yang perlu dipertimbangkan saat memilih popok untuk Si Kecil?

1. Pilih Bahan yang Lembut

Salah satu aspek yang harus diperhatikan adalah bahan popok. Permukaan popok yang bersentuhan langsung dengan kulit bayi haruslah halus dan terbuat dari bahan yang lembut. Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika, dr. Triana Agustin, SpDVE, Subsp DA, FINSDV, FAADV menekankan pentingnya memilih popok dengan bahan yang lembut. "Popok itu bahannya harus lembut karena kan dia seharian kontak dengan gesekan," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa permukaan popok harus dijaga agar tetap halus.

2. Pastikan Ukurannya Sesuai

Selain bahan, ukuran popok juga harus disesuaikan dengan tubuh bayi agar tidak terlalu ketat atau longgar. Triana menjelaskan bahwa ukuran yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko gesekan pada kulit bayi, terutama saat mereka beraktivitas. "Yang penting ukurannya pas terus bahannya memang harus yang lembut, jadi tidak bikin iritasi, kenapa harus pas? Karena kalau sempit, ya dia makin infeksi dan itu lebih berisiko," jelasnya. Ukuran popok yang sesuai menjadi semakin penting bagi bayi yang aktif bergerak.

3. Perhatikan Daya Serap Popok

Kemampuan popok dalam menyerap cairan juga menjadi faktor penting, karena area yang terlalu lembap dapat meningkatkan risiko masalah kulit. Dalam penelitian yang dilakukan terhadap kulit bayi di Indonesia, Triana menyatakan bahwa keamanan dan efektivitas popok dengan daya serap tinggi perlu diperhatikan. "Jadi waktu itu kami memang melakukan penelitian popok bayi Merries, tentunya dengan yang daya absorpsinya tinggi, jadi waktu kami meneliti kita melihat mengenai safety-nya, keamanannya, dan efektivitasnya itu dibandingkan dengan popok standar," terangnya. Ia menambahkan bahwa kondisi kulit bayi selama menggunakan popok juga menjadi salah satu hal yang diperhatikan.

4. Pilih Popok dengan Sirkulasi Udara yang Baik

Sirkulasi udara pada popok juga penting agar area kulit bayi tetap kering. Triana menyatakan bahwa popok dengan sirkulasi udara yang baik dapat membantu menjaga kenyamanan kulit bayi. "Terus ada sirkulasi udara. Kita kan kalau kayak gini panas, ketahuan ya jadi akan lembap gitu, tapi kalau sirkulasinya baik di diapers itu sendiri artinya bisa mencegah iritasi dan memberikan kenyamanan di kulitnya," jelasnya. Ia juga mengingatkan bahwa kualitas popok bukanlah satu-satunya faktor yang memengaruhi kondisi kulit bayi. "Jadi sebenarnya tidak cuma pemilihan popok yang tepat, tapi perawatan area popok itu juga sangat penting untuk diketahui," tambahnya. Popok harus diganti saat sudah penuh dan segera setelah bayi buang air besar.

Artikel Terkait