Jakarta - Elon Musk, yang menjabat sebagai CEO SpaceX, mengungkapkan keyakinannya terhadap kemajuan pengembangan AI di perusahaannya dan memperkirakan bahwa dalam enam bulan ke depan, SpaceX akan berada di posisi terdepan dalam kompetisi AI. Dalam platform X, Musk berbagi pandangannya mengenai perkembangan AI yang sedang berlangsung di SpaceX. "Saya cukup optimistis bahwa SpaceX akan memiliki model setara Fable/GPT-6 dalam 2 hingga 3 bulan ke depan," tuturnya, merujuk pada model AI yang dikembangkan oleh Anthropic dan OpenAI.
Rencana Ekspansi GPU yang Ambisius
Di unggahan lainnya, Musk menekankan bahwa perusahaan tersebut mengalami pertumbuhan yang pesat. "Kami akan terus berakselerasi. Upaya AI kami baru berjalan 3 tahun, dibandingkan dengan Anthropic dan OpenAI yang masing-masing sudah 6 dan 10 tahun. Jika momentum pertumbuhan kami tetap kuat, SpaceX akan mencapai posisi terdepan dalam sekitar 6 bulan," jelasnya.
Seorang pengguna bernama Min Choi mengutip pernyataan Musk untuk menyoroti perjalanan tiga tahun xAI (sekarang SpaceXAI), dengan mencatat bahwa pusat data Colossus 1 dan Colossus 2 yang terletak di Memphis kini memiliki total sekitar 670.000 GPU. Selain itu, berbagai fitur baru seperti Grok Imagine, Voice, Build, Bot, dan versi 4.7 juga telah diluncurkan.
Detail GPU dan Target Peningkatan
Musk merespons pengguna tersebut dengan memberikan rincian mengenai komposisi GPU dari Colossus milik xAI, yang menggunakan GPU buatan Nvidia. Colossus 1 dilengkapi dengan 150.000 GPU H100, 50.000 H200, dan 30.000 GB200, sementara Colossus 2 memiliki 110.000 GPU GB200 dan 440.000 GB300. Ia juga menambahkan bahwa rencana ekspansi mencakup penambahan 220.000 GPU GB300 yang akan beroperasi penuh pekan depan, serta 220.000 unit tambahan pada bulan November, dan kemungkinan 220.000 unit lainnya pada akhir Desember, untuk meningkatkan kapasitas komputasi secara signifikan.
Jika semua rencana ekspansi yang disampaikan Musk terwujud, kombinasi dari Colossus 1 dan Colossus 2 akan memiliki lebih dari satu juta unit GPU canggih dari Nvidia untuk mendukung AI Grok. Pernyataan Musk ini muncul bersamaan dengan strategi AI SpaceX yang semakin berkembang. Pada bulan Agustus, analis dari JPMorgan, Doug Anmuth, menyatakan bahwa narasi AI SpaceX kini telah melampaui fokus pada roket dan Starlink.
Akuisisi perusahaan terhadap platform pengkodean AI, Cursor, juga dianggap sebagai langkah penting untuk memperkuat bisnis AI korporat. JPMorgan memperkirakan bahwa Cursor dapat menghasilkan pendapatan berulang tahunan sekitar USD 4 miliar, dengan sekitar 75% dari pendapatan tersebut berasal dari pelanggan bisnis.