Edukasi

Dubes Inggris Tinjau Kerja Sama Ilmu Pengetahuan di Observatorium Bosscha ITB

Duta Besar Inggris untuk Indonesia mengunjungi Observatorium Bosscha di ITB, menekankan pentingnya kolaborasi dalam sains global. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan antara kedua negara...

N
Nathania Gabriella Wardani
01 September 2026 38 pembaca
Dubes Inggris Tinjau Kerja Sama Ilmu Pengetahuan di Observatorium Bosscha ITB
Sumber gambar: zcampus.indozone.id

Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Owen Jenkins, melakukan kunjungan ke Observatorium Bosscha yang terletak di Lembang, Jawa Barat, pada hari Selasa. Kegiatan ini bertujuan untuk menyoroti pentingnya kerja sama internasional dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memperkuat hubungan bilateral antara Inggris dan Indonesia.

Selama kunjungan, Jenkins berkesempatan untuk melihat berbagai fasilitas penelitian yang ada di observatorium tersebut. Ia menyatakan bahwa observatorium ini memiliki peran penting dalam pengembangan ilmu astronomi di Indonesia. "Saya sangat terkesan dengan fasilitas yang ada di sini dan potensi kolaborasi yang bisa kita kembangkan di masa depan," ujarnya.

Pentingnya Kerja Sama Internasional

Dubes Jenkins menekankan bahwa kolaborasi dalam sains dan teknologi sangat krusial untuk menghadapi tantangan global saat ini. Ia menjelaskan bahwa Inggris memiliki komitmen untuk mendukung penelitian dan inovasi di Indonesia, termasuk dalam bidang astronomi. "Kerja sama ini tidak hanya akan menguntungkan kedua negara, tetapi juga dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan ilmu pengetahuan secara global," tambahnya.

Harapan untuk Masa Depan

Jenkins berharap kunjungan ini dapat membuka peluang baru bagi para peneliti di Indonesia dan Inggris untuk bekerja sama dalam proyek-proyek ilmiah. Ia juga mengajak para ilmuwan muda untuk terlibat dalam kolaborasi internasional, sehingga dapat meningkatkan kualitas penelitian dan pendidikan di kedua negara. "Saya percaya bahwa dengan bekerja sama, kita dapat mencapai lebih banyak hal dalam sains dan teknologi," tutupnya.

Artikel Terkait