Kesehatan

Amna Al Qubaisi: Perempuan Muslim yang Menginspirasi di Dunia Balap

Amna Al Qubaisi, seorang pembalap perempuan asal Uni Emirat Arab, baru saja terpilih sebagai wajah global Wardah. Ia menjadi simbol keberanian dan pemberdayaan perempuan di dunia motorsport yang didom...

L
Luthfi Zaki Maulana
15 May 2026 13 pembaca
Amna Al Qubaisi: Perempuan Muslim yang Menginspirasi di Dunia Balap
Sumber gambar: lifestyle.kompas.com

JAKARTA - Amna Al Qubaisi baru saja diumumkan sebagai wajah global dari Wardah. Pembalap asal Uni Emirat Arab ini membawa pesan kuat mengenai keberanian dalam menembus batas di dunia balap mobil yang selama ini didominasi oleh pria. Dalam ajang Porsche Carrera Cup Asia yang berlangsung baru-baru ini, Amna menunjukkan kemampuannya sebagai satu-satunya pembalap perempuan di antara 30 pembalap pria lainnya. Memulai kariernya di usia 14 tahun, kini ia menjadi simbol pemberdayaan bagi perempuan muslim di tingkat internasional melalui berbagai prestasi, mulai dari kemenangannya di Formula 4 UAE 2019 hingga keterlibatannya di F1 Academy.

“Saya merasa ini adalah nilai yang sama dengan Wardah. Ada banyak pemberdayaan perempuan, komitmen, dan ketetapan hati,” ungkapnya saat berkunjung ke Wardah Lip Paddock di The Crystal, Senayan City, Jakarta, pada Kamis (14/5/2026).

Tantangan di Dunia Balap

Memasuki dunia balap profesional memberikan tantangan tersendiri, terutama terkait stigma negatif dan keraguan dari lingkungan sekitar. Amna menekankan pentingnya bagi perempuan untuk tetap berpegang pada impian mereka, meskipun banyak yang meragukan kemampuan teknis dan fisik mereka di lintasan. “Saran saya bagi setiap perempuan yang ingin mengambil bagian dalam motorsport, baik sebagai pembalap maupun teknisi, adalah lakukan saja,” ujarnya.

Menurutnya, tekanan dari orang lain seharusnya tidak menjadi penghalang, melainkan menjadi motivasi untuk membuktikan kemampuan diri. “Akan ada banyak orang yang meragukanmu dan tidak ingin kamu terus maju. Kamu harus menggunakan hal itu sebagai motivasi untuk mendorong lebih keras, dan membuktikan bahwa mereka salah,” tambah Amna.

Keamanan di Sirkuit

Banyak yang beranggapan bahwa balap adalah olahraga yang berisiko tinggi, terutama bagi perempuan. Namun, Amna memberikan pandangan berbeda mengenai keamanan di sirkuit dibandingkan dengan mengemudi di jalan raya. “Saya merasa motorsport tidak memiliki banyak risiko tinggi. Saya pikir ini jauh lebih aman daripada mengemudi di jalan biasa,” jelasnya.

Amna menjelaskan bahwa setiap pembalap dilengkapi dengan standar keamanan yang tinggi dan selalu siap siaga. “Kamu memiliki helm, perlengkapan tahan api, dan orang-orang yang siap membantu jika terjadi sesuatu. Jadi, saya pikir balapan di trek jauh lebih aman daripada balapan di jalanan,” lanjutnya.

Membuka Jalan bagi Perempuan di Motorsport

Selama sebelas tahun berkarier di dunia balap, Amna melihat adanya perubahan pandangan masyarakat terhadap perempuan di bidang ini. Keberhasilannya finis di posisi kesembilan di antara puluhan pembalap pria di Porsche Carrera Cup Asia menjadi bukti bahwa gender bukanlah penentu kecepatan di lintasan. “Dari 30 pembalap pria, saya satu-satunya perempuan dan kami finis di posisi kesembilan, yang mana merupakan hasil luar biasa,” kata Amna.

Pengalamannya selama lebih dari satu dekade telah membentuk mentalitas yang kuat dalam menghadapi kompetisi ketat. “Saya sudah berada di bidang ini selama lebih dari sebelas tahun. Selalu menantang saat berkompetisi di lapangan dengan pembalap pria, tetapi begitu kamu memakai helm, kamu benar-benar melupakannya dan hanya ingin balapan serta menang seperti orang lain,” tambahnya.

Amna juga menambahkan bahwa saat ini kehadiran perempuan justru memberikan inspirasi baru. “Saya sangat senang waktu berubah dan semakin banyak perempuan yang berani tampil dan terus maju di bidang yang dianggap didominasi laki-laki,” ujarnya.

Kerja Sama dengan Wardah untuk Pemberdayaan Perempuan

Kolaborasi antara Wardah dan Amna Al Qubaisi didasari oleh visi yang sama untuk terus memberikan inspirasi secara global. Wardah melihat Amna sebagai representasi dari Brave Beauties, perempuan yang berani mencoba hal-hal baru yang positif. “Wardah selalu lahir untuk memberikan inspirasi bagi perempuan-perempuan. Kita melihat Amna masuk ke dunia female motorsport sebagai salah satunya di Porsche Carrera Cup Asia ini,” kata Halal Beauty Decorative Marketing Group Head, Findi Novia Lusintasari.

Bagi Amna, dukungan dari merek asal Indonesia ini merupakan bagian penting dalam sejarah kariernya sebagai atlet profesional muslim. “Jika bukan karena Wardah, saya tidak berpikir kami akan membuat sejarah bersama. Wardah benar-benar bersungguh-sungguh saat mereka mengatakan mengangkat dan memberdayakan perempuan,” ungkapnya. Melalui kolaborasi ini, Amna berharap agar semakin banyak perempuan di berbagai bidang yang tidak takut untuk menghadapi tantangan baru, apa pun kesulitan yang dihadapi.

Artikel Terkait