Kesehatan

Tujuh Metode Relaksasi Menurut Psikolog yang Efektif untuk Mengurangi Stres

Setelah hari yang melelahkan, banyak orang cenderung memilih bersantai dengan ponsel atau menonton video. Namun, ada cara yang lebih efektif untuk merelaksasi pikiran dan tubuh.

Y
Yusuf Ahmad Pratama
28 October 2026 4 pembaca
Ilustrasi meditasi. Dokter menyebut tidur cukup, latihan napas, hingga mengurangi kafein dapat membantu menurunkan hormon stres kortisol secara alami.(FREEPIK)
Ilustrasi meditasi. Dokter menyebut tidur cukup, latihan napas, hingga mengurangi kafein dapat membantu menurunkan hormon stres kortisol secara alami.(FREEPIK)

Setelah melewati hari yang penuh tekanan, banyak individu yang memilih untuk berbaring sambil menggunakan ponsel atau menonton video sebagai cara untuk menghilangkan stres. Namun, aktivitas tersebut belum tentu memberikan ketenangan bagi pikiran. Saat stres menumpuk, seseorang bisa merasa gelisah meskipun tidak melakukan apa pun. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara beristirahat yang benar-benar dapat menenangkan tubuh dan pikiran.

Psikolog Susan Albers, PsyD, menekankan bahwa relaksasi seharusnya menjadi bagian yang krusial dalam rutinitas harian, bukan hanya dilakukan saat sudah merasa sangat tertekan. “Kita perlu memandang relaksasi bukan sebagai titik akhir, melainkan jeda yang diperlukan,” ujarnya.

1. Mengatur Napas dengan Perlahan

Saat mengalami tekanan, seseorang cenderung bernapas dengan cepat atau dangkal, yang dapat menyebabkan ketegangan pada tubuh. Susan merekomendasikan latihan pernapasan untuk mengurangi ketegangan. Salah satu teknik yang bisa dicoba adalah menarik napas dalam-dalam sambil membayangkan udara segar masuk ke tubuh, lalu menghembuskannya perlahan sambil membayangkan pikiran negatif ikut terlepas. Ia juga menyarankan metode lain seperti box breathing untuk membantu merilekskan pikiran dan tubuh.

2. Melakukan Aktivitas Fisik

Walaupun bergerak mungkin terdengar bertentangan dengan keinginan untuk beristirahat, aktivitas fisik dapat merangsang produksi endorfin, zat kimia alami yang dapat meningkatkan suasana hati. Tidak perlu melakukan olahraga berat; berjalan, berenang, menari, atau melakukan gerakan sederhana di rumah dapat menjadi pilihan. Yang terpenting adalah memilih aktivitas yang sesuai dengan kemampuan dan menyenangkan agar lebih mudah dilakukan secara teratur.

3. Fokus pada Saat Ini

Ketika banyak pikiran mengganggu, seseorang bisa terjebak dalam kekhawatiran tentang masa depan atau memikirkan hal-hal yang telah berlalu. Hal ini dapat menghambat kemampuan untuk menikmati aktivitas yang sedang dilakukan. Susan menjelaskan bahwa dengan benar-benar hadir dalam momen saat ini, seseorang dapat lebih menerima keadaan di sekitar dan perasaannya sendiri. “Mindfulness adalah relaksasi yang melibatkan diri secara penuh,” tambahnya. Meditasi, latihan pernapasan, dan membayangkan suasana yang menenangkan dapat membantu dalam melatih kebiasaan ini.

4. Menghabiskan Waktu di Luar Ruangan

Berada di luar rumah, menikmati udara segar, atau berjalan-jalan di sekitar lingkungan dapat memberikan jarak dari kesibukan sehari-hari. “Beranjak sejenak dari komputer, ponsel, dan daftar pekerjaan dapat membuat kita rileks,” ungkap Susan. Menurutnya, perubahan suasana dapat membantu seseorang menjauh dari situasi yang memicu stres dan melihat masalah dari sudut pandang yang berbeda.

5. Memilih Kegiatan yang Disukai

Menonton video atau menggulir media sosial memang bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk menghabiskan waktu dan mengurangi stres. Namun, jika dilakukan tanpa tujuan yang jelas, hal ini dapat menyebabkan seseorang membandingkan kehidupannya dengan orang lain. Susan menyarankan untuk memilih kegiatan yang memberikan kesempatan untuk menikmati waktu secara sadar, seperti membaca, memasak, berkebun, menulis jurnal, atau membuat kerajinan. “Bukan tentang apa yang Anda lakukan dengan waktu, melainkan bagaimana perasaan Anda setelahnya dan apakah kegiatan itu membantu melepaskan kekhawatiran serta stres,” jelasnya.

6. Memperhatikan Kebutuhan Diri Sendiri

Merawat diri tidak selalu berarti pergi berlibur atau melakukan perawatan mahal. Memenuhi kebutuhan dasar seperti tidur yang cukup, makan secara teratur, mandi, dan memeriksakan kesehatan juga merupakan bagian dari perawatan diri. “Perawatan diri yang sesungguhnya bukan hanya sesuatu yang besar yang sesekali Anda lakukan ketika sangat membutuhkan waktu untuk diri sendiri,” kata Susan. Ia menekankan pentingnya menjadikan kebutuhan diri sebagai prioritas untuk mengurangi stres.

7. Mencoba Aktivitas yang Membantu Relaksasi

Aktivitas seperti yoga, tai chi, pijat, dan akupunktur adalah beberapa terapi yang dapat membantu merelaksasi tubuh. Susan mengingatkan bahwa setiap individu memiliki cara yang berbeda untuk merasa tenang. Oleh karena itu, penting untuk mencoba berbagai metode untuk menemukan cara yang paling sesuai. “Cara seseorang mencapai relaksasi dapat berbeda-beda. Karena itu, seseorang mungkin perlu mencoba beberapa metode sebelum menemukan cara yang paling sesuai untuk dirinya,” ujarnya.

Dengan memahami dan menerapkan cara-cara ini, diharapkan individu dapat menemukan metode relaksasi yang efektif untuk mengurangi stres dan meningkatkan kualitas hidup sehari-hari.

Artikel Terkait