Lifestyle

Soegiyono Harsono, Pria 81 Tahun yang Berhasil Raih Podium di Kompetisi HYROX Pertamanya

Di usia 81 tahun, Soegiyono Harsono mengejutkan banyak orang dengan mengikuti kompetisi olahraga untuk pertama kalinya dan berhasil meraih podium kedua. Pencapaiannya menunjukkan bahwa usia bukanlah h...

M
Muhammad Rizki Ramadhan
08 July 2026 69 pembaca
Soegiyono Harsono, Pria 81 Tahun yang Berhasil Raih Podium di Kompetisi HYROX Pertamanya
Sumber gambar: lifestyle.kompas.com

Banyak orang memilih untuk menikmati masa pensiun dengan kegiatan yang lebih santai, namun tidak demikian dengan Soegiyono Harsono. Di usianya yang sudah menginjak 81 tahun, ia berani mengambil langkah untuk berpartisipasi dalam kompetisi olahraga pertamanya. Tidak hanya sekadar ikut serta, Soegiyono berhasil meraih posisi kedua dalam kategori Doubles Men HYROX Indonesia untuk kelompok usia 60–64 tahun. Keberhasilannya ini membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk mencoba hal-hal baru.

Putrinya, Syu Ng, menjelaskan bahwa ayahnya sebenarnya tidak berasal dari latar belakang olahraga. Meskipun begitu, Soegiyono telah menjalani gaya hidup aktif sejak muda. "Sebenarnya beliau memang dari muda sudah terbiasa hidup sehat. Hampir setiap pagi selalu lari atau jalan pagi," ungkap Syu.

Perubahan Fisik dan Motivasi untuk Berolahraga

Seiring bertambahnya usia, Soegiyono mulai merasakan perubahan pada kondisi fisiknya, seperti berkurangnya massa otot dan cepat merasa lelah. Di saat yang sama, anak-anaknya mulai rutin berlatih di gym, yang kemudian menarik perhatian Soegiyono untuk mencoba latihan beban. "Ternyata hasilnya sangat terasa. Badan jadi lebih kuat dan aktivitas sehari-hari juga jauh lebih nyaman," kata Syu.

Keputusan untuk berlatih bersama anak-anaknya membuka peluang yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya, yaitu mengikuti kompetisi HYROX. Persiapan untuk kompetisi ini dilakukan selama dua hingga tiga bulan, di mana ia mempelajari penggunaan SkiErg dan rowing secara bertahap. Jarak latihan awalnya pendek dan secara bertahap ditingkatkan setiap minggu. Selain itu, ia juga berlatih kekuatan dengan berbagai latihan beban, termasuk sled push dengan beban sekitar 150 kilogram. Syu menekankan bahwa semua proses dilakukan dengan perlahan agar ayahnya dapat beradaptasi tanpa tekanan yang berlebihan.

Keberhasilan di Kompetisi Pertama

Usaha dan dedikasi Soegiyono akhirnya membuahkan hasil yang memuaskan. Dalam kompetisi pertamanya, ia berhasil meraih podium kedua pada nomor Doubles Men HYROX Indonesia kategori Age Group 60–64. Menurut Syu, keberhasilan ini tidak hanya ditentukan oleh latihan, tetapi juga oleh karakter Soegiyono yang gigih. "Kalau beliau sudah punya target, pasti akan diusahakan semaksimal mungkin sampai tercapai. Nilai itu juga yang dari dulu selalu diajarkan ke kami sebagai anak-anaknya," jelasnya.

Meskipun Soegiyono belum memiliki rencana untuk mengikuti kompetisi lain dalam waktu dekat, ia berharap banyak orang mulai menjaga kebugaran sejak usia muda. Ia berpendapat bahwa menjaga massa otot adalah investasi jangka panjang yang penting, sama halnya dengan menabung uang. Dengan tubuh yang kuat, seseorang dapat menikmati masa tua bersama keluarga, anak, dan cucu.

Syu juga berpesan kepada generasi muda untuk tidak menunda-nunda dalam memulai gaya hidup sehat. "Jangan terus bilang 'nanti' atau 'besok saja'. Mulai saja dari sekarang. Kita enggak pernah tahu kapan niat itu benar-benar terlaksana kalau terus ditunda. Langkah kecil yang dimulai hari ini jauh lebih berarti daripada rencana yang terus diucapkan tapi tidak pernah dijalankan," pungkasnya.

Artikel Terkait