JAKARTA - Kue merupakan elemen penting dalam acara pernikahan yang memerlukan perhitungan yang teliti. Proses pemesanan kue tidak bisa dilakukan secara mendadak menjelang hari pernikahan. Calon pengantin perlu mempertimbangkan keselarasan desain, ukuran ruangan resepsi, serta waktu produksi dari vendor agar kue dapat disajikan dengan baik. Memahami langkah-langkah pemesanan yang tepat akan membantu pasangan menghindari pembengkakan biaya dan kesalahan visual pada hari pernikahan.
1. Amankan Jadwal dan Siapkan Konsep Dekorasi
Langkah pertama yang harus dilakukan oleh calon pengantin adalah memastikan tanggal pembuatan kue. Biasanya, jadwal produksi dari vendor kue cepat terisi, terutama saat musim pernikahan. Pendiri Misoul Cake, Stella, menjelaskan bahwa pemesanan sebaiknya dilakukan maksimal tiga bulan sebelum acara. "Soalnya kan emang kadang satu tanggal bisa rame banget, jadi kita bisa full. Jadi kita saranin maksimal sebelum tiga bulan (menjelang pernikahan)," ujarnya di Bridestory Fair Juni 2026, Jakarta.
Memesan lebih awal juga memberikan keuntungan finansial. Sherly, pendiri Sweetsalt Wedding Cake, menambahkan bahwa mengunci tanggal pemesanan dapat melindungi klien dari kemungkinan kenaikan harga bahan baku. "Biasanya kalau emang di kita itu tuh, kalau jauh-jauh hari, hanya untuk nge-lock tanggal. Misalkan dia deal-nya di 2026, ya pakainya harga 2026," jelasnya. Setelah tanggal aman, pasangan dapat melanjutkan ke tahap perancangan visual. Idealnya, mereka membawa draf konsep dekorasi sebagai acuan desain, meskipun hal ini bukanlah keharusan. Konsep dekorasi ini penting agar vendor kue dapat menciptakan kue yang estetis dan sesuai dengan tema.
2. Sesuaikan Ukuran Kue dengan Ruangan Resepsi
Banyak pengantin terjebak dalam referensi desain kue di internet tanpa mempertimbangkan kesesuaian dengan lokasi acara. Penentuan ukuran dan jumlah tingkat kue harus disesuaikan dengan jumlah tamu undangan dan bentuk ruangan. Pesta dengan ratusan tamu biasanya diadakan di area dalam ruangan yang megah. "Kalau misalkan kamu 500 pax, kebanyakan pasti di indoor. Dan indoor, most likely akan di ballroom. Dan ballroom akan tinggi. Nah, tinggi otomatis enggak bisa kue yang dua tingkat," ungkap Sherly.
Kue kecil yang diletakkan di ruangan besar akan tampak tidak proporsional dan mengganggu estetika. Oleh karena itu, vendor akan memperhitungkan skala bangunan untuk memastikan kue terlihat seimbang dengan area sekitarnya. "Hotel A itu tinggi ballroom-nya misalkan 10 meter. Nah 10 meter cocoknya sama kue yang seperti apa. Jadi kita sangat memperhatikan looks-nya seperti itu juga sih," tambahnya.
3. Estimasi Harga Berdasarkan Jumlah Tamu dan Revisi
Harga dasar kue pernikahan ditentukan berdasarkan kapasitas tamu, bukan hanya tingkat kerumitan desain. Kapasitas tamu berpengaruh pada ukuran kue yang harus disiapkan oleh tim dapur. Pasangan dengan jumlah tamu sedikit tentu akan mengeluarkan anggaran yang lebih rendah. "Jadi kalau starting kita sih dari Rp 3 jutaan ada. Paling kecil. Yang dua tingkat ya, mungkin untuk 100 pax lah kalau di wedding," sebut Stella. Untuk pesta dengan jumlah tamu menengah, anggaran yang dibutuhkan akan lebih besar untuk memenuhi kebutuhan visual yang sesuai dengan gedung.
"Kalau amannya ya, let's say kalau misalkan 300 pax gitu, itu start di kita tuh Rp 8 jutaan," kata Sherly. Selama proses pengerjaan, vendor memberikan kesempatan bagi klien untuk merevisi detail konsep. Namun, waktu revisi ini tergantung pada tingkat kesulitan perubahan yang diminta. "Kalau yang perubahan yang major banget, itu tuh dua bulanan (sebelum tanggal pernikahan) masih enggak apa-apa. Tapi kalau minor sih enggak masalah kayak sebulan sebelumnya," pungkasnya.