JAKARTA - Peluncuran koleksi terbaru jam tangan saku hasil kolaborasi antara Audemars Piguet dan Swatch pada Sabtu (16/5/2026) mengundang perhatian besar di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Para penggemar jam tangan rela mengantre sejak pagi di depan gerai Swatch yang terletak di mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat, dan Pacific Place, Jakarta Selatan, untuk mendapatkan seri yang dikenal sebagai Royal Pop Collection.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan tingginya antusiasme para pembeli, dengan antrean yang mengular bahkan sebelum mal buka. Situasi yang ramai ini membuat petugas keamanan setempat harus turun tangan untuk menertibkan kerumunan yang terus bertambah. Pihak Swatch kemudian mengeluarkan pernyataan resmi terkait kondisi tersebut. "Untuk memastikan keselamatan pelanggan dan staf kami di toko Swatch, kami mohon Anda tidak terburu-buru datang ke toko kami dalam jumlah besar untuk mendapatkan produk ini," ungkap mereka melalui unggahan di Instagram pada Minggu (17/5/2026) dini hari.
Keistimewaan Royal Pop Collection
Royal Pop Collection akan tetap tersedia selama beberapa bulan ke depan. Di beberapa negara, antrean yang melebihi 50 orang tidak diperbolehkan, dan penjualan mungkin perlu dihentikan," tambah mereka. Daya tarik utama dari koleksi ini terletak pada kombinasi desain avant-garde yang menantang pasar horologi tradisional, sebagaimana tercantum di situs resmi Swatch. Koleksi ini menggabungkan elemen desain ikonis dari seri legendaris Audemars Piguet, yaitu Royal Oak, dengan kecerdikan modular dari lini POP Swatch yang penuh warna, terinspirasi oleh estetika era 1980-an.
Inovasi Material dan Teknologi
Jam saku yang bergaya Lépine atau Savonnette ini menggunakan material inovatif berbahan Bioceramic. Kombinasi unik dari dua pertiga bubuk keramik zirkonium oksida, yang umum digunakan dalam pembuatan jam mewah, dan sepertiga bahan bersumber hayati dari minyak jarak, menghasilkan casing yang kuat, ringan, dan nyaman saat digunakan. Material ini juga menjamin fleksibilitas serta daya tahan produk.
Setiap jam dalam koleksi ini ditenagai oleh mesin mekanis hand-wound terbaru dari SISTEM51, yang dirancang dengan sentuhan energi Pop Art. Mesin ini terdiri dari 51 komponen rakitan otomatis yang diproduksi dengan teknologi canggih, menyimpan cadangan daya hingga 90 jam, serta dilengkapi pegas keseimbangan Nivachron™ yang efektif melawan pengaruh medan magnet dan tahan terhadap benturan dalam penggunaan sehari-hari.
Koleksi Royal Pop menawarkan delapan varian yang menarik, yaitu Otto Rosso, Huit Blanc, Green Eight, Blaue Acht, Lan Ba, OTG Roz, Ocho Negro, dan Orenji Hachi. Setiap varian menampilkan warna-warna atraktif yang memikat. Selain itu, jam ini dilengkapi aksesori lanyard dalam tiga ukuran yang dapat dibongkar pasang, memungkinkan pengguna untuk mengenakan jam dengan cara yang kreatif, baik sebagai kalung, disematkan pada pakaian, atau dijadikan pajangan.
Kesuksesan peluncuran produk ini mencerminkan reputasi kedua perusahaan. Audemars Piguet telah lama dikenal sebagai salah satu pemimpin dalam industri jam tangan mewah, terutama melalui desain ikonis Royal Oak yang berhasil mengubah cara pandang terhadap jam tangan. Di sisi lain, Swatch terus berinovasi dalam cara orang menikmati jam mekanis dengan kombinasi kesederhanaan, material canggih, dan estetika yang selalu segar.
Bagi yang tertarik, harga untuk AP x Swatch Royal Pop Collection dimulai dari Rp 8 juta dan dapat dibeli di Grand Indonesia dan Pacific Place.