Putri Diana pernah mengalami teguran langsung dari Ratu Elizabeth II akibat gaya rambutnya yang sederhana namun mencolok. Kisah ini diungkapkan dalam memoar terbaru adik Diana, Earl Charles Spencer, yang berjudul Swan Song: Diana, My Sister, yang dirilis baru-baru ini. Chignon adalah gaya rambut di mana rambut digulung menjadi satu bentuk bulat rapi, biasanya diletakkan di bagian belakang kepala atau tengkuk, dan memiliki tampilan yang lebih halus dibandingkan sanggul tradisional.
Buku setebal 348 halaman ini mengisahkan perjalanan hidup Putri Diana, termasuk pengaruh gaya khasnya yang menjadi tren di kalangan masyarakat global. Spencer menulis, "Daya tariknya yang begitu memikat kadang jadi tantangan tersendiri bagi kalangan tradisional di lingkungan istana," mengacu pada kakaknya.
Penampilan Mengesankan di Acara Resmi
Salah satu momen yang paling diingat terjadi pada State Opening of Parliament tahun 1984, sebuah acara tahunan yang dihadiri oleh anggota keluarga kerajaan Inggris. Pada kesempatan itu, Diana mengenakan gaun putih megah dengan lengan balon dan Spencer Tiara, tiara yang sama yang ia pakai saat menikah. Sementara itu, Ratu Elizabeth II tampil dengan busana kebesaran yang lengkap dengan jubah beludru merah sepanjang 18 kaki dan Imperial State Crown yang megah.
Gaya rambut Diana pada hari itu, yang ditata oleh Richard Dalton menjadi chignon, menarik perhatian banyak orang. Spencer mencatat bahwa gaya rambut tersebut memicu reaksi luar biasa dari publik. "Saat Diana tiba di gedung Parlemen dan turun dari kereta kuda, terdengar decak kagum dari orang-orang yang menyaksikan," tulisnya, menyoroti bagaimana penampilan Diana yang memesona membuat publik terkejut.
Teguran dari Ratu dan Dampaknya
Spencer juga menegaskan bahwa tiara keluarga Spencer terlihat semakin menawan di atas rambut yang disanggul rapi, dan struktur wajah Diana menjadi lebih menonjol. Namun, ia menambahkan bahwa saat itu Diana sering dituduh mencuri perhatian dari Ratu dan suaminya. Gaya rambut barunya ini semakin memperkuat isu tersebut.
Setelah acara tersebut, berita keesokan harinya lebih banyak membahas gaya rambut Diana yang berani, sementara pidato Ratu di depan Parlemen mengenai prioritas legislasi pemerintah hanya menjadi berita kecil. "Diana ditegur," ungkap Spencer, menambahkan bahwa sejak saat itu, kakaknya selalu memilih gaya rambut yang lebih sederhana saat menghadiri acara bersama Ratu.
Meskipun gaya chignon tidak pernah muncul lagi di depan publik, pengaruh Putri Diana terhadap standar kecantikan dunia tetap ada hingga kini, salah satunya melalui potongan rambut ikonik yang dikenal sebagai "Lady Diana cut."