Kesehatan

Empat Tips Merawat Alis yang Menipis, Perhatikan Nutrisi Anda

Alis merupakan elemen penting dalam penampilan yang dapat memengaruhi karakter wajah. Menipisnya alis bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk hormon dan kekurangan nutrisi.

A
Aisyah Nur Hidayah
12 October 2026 65 pembaca
Ilustrasi alis yang mulai menipis(Pexels)
Ilustrasi alis yang mulai menipis(Pexels)

Alis adalah salah satu bagian wajah yang berfungsi untuk membingkai mata dan memberikan karakter pada penampilan seseorang. Banyak orang yang rutin merapikan alis agar bentuknya sesuai keinginan, baik dengan mencabut rambut yang tumbuh di luar garis alis maupun menggunakan produk riasan. Namun, alis yang semakin tipis tidak selalu disebabkan oleh kebiasaan merapikan atau perubahan seiring bertambahnya usia. Faktor lain seperti perubahan hormon, kekurangan nutrisi, dan masalah kesehatan juga dapat memengaruhi pertumbuhan rambut alis.

1. Kurangi Kebiasaan Mencabut Alis

Dokter kulit dan pendiri Luma Dermatology di Clearwater, Florida, Nupur Patel, merekomendasikan untuk memberi waktu bagi alis agar dapat tumbuh kembali dengan mengurangi perawatan yang agresif. “Saya menyarankan untuk beristirahat sejenak dari kebiasaan mencabut, waxing, threading, dan perawatan alis agresif yang tidak diperlukan saat Anda sedang berusaha menumbuhkan kembali alis alami,” ungkap Patel. Jika ingin tetap merapikan alis, ia menyarankan agar pencabutan hanya dilakukan pada rambut yang jelas tumbuh di luar bentuk alis, bukan pada bagian yang sudah jarang. “Setiap kali rambut dicabut hingga ke akarnya, siklus pertumbuhan folikel tersebut terganggu dan berpotensi menambah kerusakan,” tambahnya.

2. Penuhi Kebutuhan Nutrisi

Asupan makanan memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan rambut. Patel menyarankan untuk mengadopsi pola makan seimbang yang mencakup protein, zat besi, zinc, serta vitamin dan mineral lainnya. “Saya menganjurkan pasien untuk mengutamakan makanan kaya protein, seperti telur, ikan, unggas, kacang-kacangan, dan lentil, disertai beragam buah dan sayuran,” jelasnya. Ia menjelaskan bahwa folikel rambut adalah bagian tubuh yang aktif memproduksi sel, sehingga memerlukan nutrisi yang cukup untuk menghasilkan rambut yang sehat. Kekurangan zat besi, asupan protein yang tidak memadai, serta kekurangan vitamin atau mineral tertentu bisa menjadi penyebab alis menipis. Namun, mengonsumsi suplemen tidak selalu menjamin pertumbuhan alis jika tubuh tidak mengalami kekurangan nutrisi tersebut.

3. Rawat Kulit di Sekitar Alis dengan Lembut

Selain memperhatikan rambut alis, kondisi kulit di sekitarnya juga perlu dijaga. Kulit yang mengalami peradangan atau iritasi dapat menciptakan lingkungan yang tidak mendukung bagi folikel rambut. “Bersihkan area alis dengan lembut, hapus riasan tanpa menggosok berlebihan, dan hindari eksfoliasi keras atau perawatan kimia kuat langsung pada kulit yang mengalami iritasi,” saran Patel. Ia juga merekomendasikan penggunaan pelembap sederhana tanpa pewangi jika kulit di sekitar alis terasa kering atau sensitif. “Saran saya adalah memperlakukan alis yang menipis seperti rambut yang rapuh dan rusak, meminimalkan gesekan atau kerusakan, mengurangi proses kimia yang tidak diperlukan, dan memberi kesempatan bagi folikel untuk pulih,” jelasnya. Jika alis menipis secara tiba-tiba atau disertai keluhan lainnya, pemeriksaan dokter diperlukan untuk mencari penyebabnya, termasuk kemungkinan gangguan tiroid atau kondisi kulit tertentu.

4. Pertimbangkan Perawatan Penumbuh Alis

Patel menyatakan bahwa dokter kulit dapat merekomendasikan perawatan tertentu sesuai dengan penyebab alis yang menipis, termasuk penggunaan minoxidil topikal atau bimatoprost yang memerlukan resep dokter. “Minoxidil merupakan obat yang dapat merangsang pertumbuhan rambut, sedangkan bimatoprost adalah obat yang lebih dikenal untuk membantu pertumbuhan bulu mata,” terangnya. Keduanya bekerja dengan mekanisme yang berbeda dan dapat membantu meningkatkan kepadatan alis pada pasien tertentu yang folikel rambutnya masih berfungsi. Namun, Patel mengingatkan bahwa minoxidil dan bimatoprost belum disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) secara khusus untuk menumbuhkan kembali alis. Oleh karena itu, penggunaan obat tersebut perlu dibicarakan terlebih dahulu dengan dokter.

Artikel Terkait