Lifestyle

Apakah Bra Berwarna Hitam Dapat Menyebabkan Kanker Payudara?

Mitos bahwa penggunaan bra berwarna hitam dapat meningkatkan risiko kanker payudara masih beredar di kalangan perempuan. Namun, para ahli menegaskan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang mendukung anggapa...

A
Ahmad Fauzan
13 October 2026 53 pembaca
Ilustrasi bra. (PIXABAY/FRANZ F SAUERTEIG)
Ilustrasi bra. (PIXABAY/FRANZ F SAUERTEIG)

Anggapan bahwa mengenakan bra berwarna hitam dapat memicu kanker payudara masih menjadi kekhawatiran bagi sebagian perempuan. Banyak yang mengaitkan warna bra dan kebiasaan tidur dengan bra dengan risiko terkena penyakit yang menyerang jaringan payudara ini. Oleh karena itu, penting bagi perempuan untuk membedakan antara mitos dan fakta terkait kebiasaan sehari-hari yang dianggap mempengaruhi kesehatan payudara.

Tidak Ada Bukti Ilmiah Mengenai Warna Bra

Dokter bedah payudara dan juga Direktur The Breast Centre di CK Birla Hospital, Gurugram, India, Rohan Khandelwal, menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa warna bra, termasuk hitam, dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Ia menekankan bahwa kanker payudara terjadi ketika sel-sel abnormal di jaringan payudara tumbuh secara tidak terkendali, dan penggunaan pakaian sehari-hari atau posisi tidur tidak terbukti memicu proses tersebut.

Khandelwal juga mengklarifikasi anggapan bahwa bra yang ketat atau berkawat dapat menghambat aliran getah bening sehingga menyebabkan penumpukan racun di jaringan payudara. “Klaim bahwa bra ketat atau berkawat menjebak racun karena menghambat aliran getah bening adalah mitos. Penelitian belum menemukan hubungan antara penggunaan bra dan kanker payudara,” ujarnya. Meskipun bra yang tidak sesuai ukuran dapat menyebabkan iritasi kulit atau rasa tidak nyaman, hal ini tidak membuktikan bahwa seseorang berisiko terkena kanker payudara.

Kebiasaan Tidur dengan Bra

Kebiasaan tidur dengan bra juga sering menjadi bahan perdebatan terkait kesehatan payudara. Menurut Khandelwal, keputusan untuk mengenakan atau melepas bra sebelum tidur sebaiknya disesuaikan dengan kenyamanan masing-masing individu. “Tidak ada bukti tepercaya bahwa tidur memakai bra meningkatkan risiko kanker payudara. Memakainya pada malam hari merupakan persoalan kenyamanan pribadi,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa bra yang lembut dan pas dapat membantu perempuan yang mengalami nyeri pada payudara, sementara beberapa perempuan mungkin lebih nyaman tidur tanpa bra.

Dengan demikian, perempuan tidak perlu khawatir untuk melepas bra saat tidur hanya karena takut terkena kanker payudara. Yang lebih penting adalah kenyamanan saat mengenakannya dan memperhatikan perubahan pada payudara yang mungkin terjadi.

Pentingnya Mengenali Perubahan pada Payudara

Alih-alih terlalu khawatir tentang warna bra, perempuan sebaiknya lebih fokus pada mengenali perubahan yang tidak biasa pada payudara. Khandelwal menjelaskan bahwa kanker payudara pada stadium awal tidak selalu disertai rasa sakit. Beberapa perubahan yang perlu diwaspadai antara lain munculnya benjolan baru di payudara atau ketiak, perubahan ukuran atau bentuk payudara, serta kulit yang berlesung atau menyerupai kulit jeruk. Selain itu, perubahan pada puting seperti puting yang baru tertarik ke dalam, ruam yang tidak biasa, atau keluarnya cairan berdarah juga perlu diwaspadai.

Pembengkakan atau rasa tidak nyaman yang menetap, terutama jika disertai perubahan lain, juga harus diperiksa. Meskipun sebagian besar benjolan payudara bukanlah kanker, penyebabnya tidak dapat dipastikan hanya dengan meraba, sehingga pemeriksaan dokter tetap diperlukan. “Setiap perubahan baru atau tidak biasa pada payudara perlu diperiksa dokter, meskipun tidak terasa sakit. Bergantung pada hasil pemeriksaan, langkah selanjutnya dapat mencakup ultrasonografi (USG), mamografi, atau biopsi,” ungkap Khandelwal.

Oleh karena itu, perempuan sebaiknya tidak langsung menyimpulkan bahwa perubahan pada payudara adalah kanker, tetapi juga tidak boleh mengabaikannya. Pemeriksaan medis sangat penting untuk mengetahui penyebab perubahan tersebut dan menentukan langkah yang tepat selanjutnya.

Artikel Terkait